2 January 2017

Kampung Warna Warni Jodipan Malang


Pengen nyoba ngepost masalah jalan - jalan, mungkin ini postingan jalan - jalan pertama yang pastinya bakal sedikit membingungkan, haha. Jadi kemaren waktu ada liburan 3 hari, tanggal 25 Desember kemaren itu saya, istri, adik serta mas sepupu saya penasaran sama satu lokasi wisata yang beberapa bulan lagi ngehits abis. Ngehitsnya karena unik, soalnya wisata ini berada di salah satu kampung di Malang (maaf nyebutnya begitu ya, g ngerti nyebutnya pegimana). 

Kenapa kok saya jalan - jalannya di Malang? Karena ada saudara saya yang tinggal disana dan saya sering mampir dan nginep disana kalau ada di Malang, suasana di Malang itu adem meski g seadem sebelumnya tapi cukuplah untuk nyegerin badan setelah beberapa lama manasin badan di Surabaya, hoho. Balik lagi ke rencana untuk ngunjungin wisata kampung unik ini. Bermodalkan Google Maps, didapatlah kordinat dari kampung wisata ini, jadi lokasi nya itu berada di sini. Lokasinya itu kalau dari terminal Arjosari Malang itu sekitar 7,4 Km, kalau prediksi dari Gmaps itu sekitar 19 menitlah kalau lancar. Tidak jauh sih, cuman kalau lagi musim liburan dijamin macet dah Malang. 


Uniknya adalah di Kampung Jodipan ini bangunannya di Warnai dengan warna yang gak umum untuk rumah pada umumnya, alias disini anda bisa menemukan rumah yang di cat warna merah, kuning, hijau, dan lain - lain, pokoknya tidak umum. Dan karena warna nya yang meriah, dan jaman sekarang itu serba eksis, foto - foto adalah kewajiban kalau kesini, dijamin pasti bakal foto - foto dah, meski cuman foto suasananya. Hal pertama yang jadi pertanyaan saya sebelum sampai disini adalah, itu warga kok pada gakpapa ya warnanya dicat warna warni begitu, itu terus idenya siapa ya? Nah ternyata ide untuk mewarnai kampung ini adalah ide dari mahasiswa yang lagi ngerjain tugas kuliah, kalau gak salah sih ini tugasnya anak Public Relation UMM (Universitas Muhammadiyah Malang), jadi sebelum menjadi seperti sekarang ini, kampung Jodipan ini adalah perkampungan kumuh yang berada di bawah Jembatan Jalan Gatot Subroto Malang. Oleh karena itu, sekumpulan mahasiswa ini menggerakkan warga untuk merubah kawasan kumuh tersebut menjadi lebih baik, dan akhirnya bisa sampai seperti sekarang.


Setelah saya sampai di lokasi, sayapun melongo, karena gak nyangka Kampung Warna Warni Jodipan ini berada di kawasan yang padat, baik padat penduduk dan juga padat kendaraan. Terlebih lagi karena memang awalnya ini adalah sebuah perkampungan dan bukan tempat wisata jadi untuk parkir saja agak susah, kalau untuk pengendara motor mungkin masih gampang karena motor bisa di parkirkan di pinggir jalan (tapi kemarin saya kecewa karena trotoarnya dipakai jadi parkiran motor gegara liburan jadi ruame pol), namun kalau yang bawa mobil kudu lebih ekstra nyarinya, tapi untungnya ada beberapa orang yang membantu untuk nyari tempat parkir. Nah karena lokasi perkampungannya ada di bawah Jembatan Gatot Subroto Malang jadi setelah parkir enaknya itu langsung ke tengah jembatan dan foto - foto, karena di jembatan inilah spot yang paling enak untuk foto - foto karena belakangnya langsung pemandangan kampung warna warni. 


Tiket masuknya juga murah, Rp. 2.000,- per orang, dan diberikan stiker sebagai tiketnya. Setelah beli tiket kita akan melewati tangga menurun, dikarenakan letak kampungnya yang memang dibawah jalan raya. Bisa dibilang perkampungan ini memang sangat padat dan mepet, tapi karena di tata dengan bagus dan kebersihannya yang bersih, jadi betah keliling dan menjelajah di kampung ini. Hampir di tiap rumah pasti ada gambar, macam - macam gambarnya, mulai dari dinosaurus sampai pocong cewek juga ada (ada - ada aja). Gambar - gambar yang ada di kampung ini dikerjakan oleh seniman dan komunitas mural, yang sampai sekarang masih digarap.


Kesan saya di Kampung Warna Warni Jodipan adalah unik dan murah, unik karena warna - warni perkampungannya dan murah tiket masuknya wkwkwkw (maklum gak modal). Sangat di rekomendasikan untuk teman blogger yang ingin berkunjung kesini, dijamin puas dah foto selfi model apa aja boleh wkwkwkw.

Share this

Blogger nyantai yang jarang posting

40 Responses to "Kampung Warna Warni Jodipan Malang"

  1. Gw sudahhhhhhhh pun. Kece yess

    ReplyDelete
  2. Itu yg ngecet genteng rumahnya siapa, bang?

    ReplyDelete
  3. Berasa taman kanak-kanak, hahaha

    ReplyDelete
    Replies
    1. kagak ada anak2nya yang pada maenan tapi wkwkwk

      Delete
  4. Ini kan kampungku.... :( sedih kangen malang :(

    ReplyDelete
    Replies
    1. loh,,,kampung halaman ya mbak,hehehe

      Delete
  5. bagus juga kalau dilihat dari atas, cuman sayangya kurang tertata rapih ya mas

    ReplyDelete
    Replies
    1. namanya juga kampung mas,
      cuman intinya kan kampung kumuh jadi lebih bersih dan ngehits

      Delete
  6. Belum pernah ke Malang dan jadi makin pengen hihihi
    Malang bener-bener deh. Ada aja tempat menariknya.

    ReplyDelete
  7. Aaaah, sayang banget pas di Malang gak ke sini. Lucu dan unik banget deh tempatnya :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. ya sayang banget kak indi,hehe
      next time aja mampir kesono

      Delete
  8. Kampung warna-warni jodipan emang lg eksis skrng 😁 lucuuu dan cantik klu diliat dr jauh, asik kaya pelangi 😂

    ReplyDelete
  9. Honestly, saya nggak tertarik dolan ke sana. Bukan karena nggak menarik, tapi nggak ada rekomendasi penjual makanan enak *dasar gembul. Hihihihihi...

    salam

    ReplyDelete
    Replies
    1. hehe
      ada kok,
      jajanan disana, next time dikasi tau jajanan malang
      hehe

      Delete
  10. Ngeliat tempat ini pertama kali di blog lelaki sinting yang ngomen pertama di atas dan langsung mupeng pengen ke sini

    Dan liat postingan ini jadi makin mupeng

    HUAAAAAAAAAAAAA

    Alangkah indahnya bisa pemotretan dan selfie-selfie disini wkwkw

    ReplyDelete
    Replies
    1. haha kalau mampir malang bro
      rekomen dah
      btw ada hubungan apa sama mas fei,wjwkwkwkwkw

      Delete
  11. Kampungnya cakep banget yak..atapnya warna warni..mirip kayak pemandangan rumah di Itali.

    ReplyDelete
    Replies
    1. hooh
      cuman saya g pernah ke itali jadi g tau
      makasih visitnya mbak,hehe

      Delete
  12. pengen sih kesanaa... hmm, tapi bingung mau ngajak siapa >.<

    ReplyDelete
  13. wah kece banget ini kampung warna warni Jodipan, tiket masuknya pun terjankau sekali :0

    ReplyDelete
  14. Pernah lihat liputannya d tv.jd slh satu destinasi baru d Malang y bro...

    ReplyDelete
  15. tiketnya murah banget, cuma 2 rebu perak. Cukup apa coba

    ReplyDelete
  16. Jadi kece gitu ya bang, padahal awalnya pemukiman kumuh.
    Keren deh idenya.

    ReplyDelete
  17. Kok semua pada upload poto tempat ini, bikin makin mupeng. Huhuhuhu: (

    ReplyDelete
  18. tempatnya instagramable banget ya.
    aku salut sama mahasiswa yang berhasil ngubah kampung kumuh jadi tempat wisata.
    memang tugas mahasiswa itu harusnya seperti itu, mengabdikan diri sama masyarakat.

    ReplyDelete
  19. Haha.. Banjarmasin ternyata niru kampung ini ya bro. Disini perumahan dipinggir sungai ada yang di cat warna-warni juga, tapi kurang ngejreng kayak di Malang.

    ReplyDelete
  20. Iya, warna warni, kayak lukisan.

    ReplyDelete
  21. ini dulu jorok banget mas, lewat aja males. baunya mana tahan
    sekarang cantik

    ReplyDelete
  22. Hebat ya, dari perkampungan biasa sekarang menjadi tempat yang bagus dan unik, jadi pengen ke malang hehe :-)

    ReplyDelete
  23. Sebenere wes sue iki...
    Dulu ada situs traveling yg mosting tempat itu klo gak salah.
    Ditulis Rio De Jeneironya Indonesia katanya hehe... Soale mirip warna warni hehe...

    ReplyDelete

Kolom Untuk Mengisi Komentar.