Minggu, November 21, 2021

Pengalaman Nonton Film di The Premiere


Semenjak agak meredanya pandemi ini, kita sudah mulai kembali berangsur - angsur ke kehidupan normal seperti sebelum corona. Salah satu pelonggaran PPKM yang memperbolehkan Mall dan Bioskop kembali beroperasi namun dengan syarat dan ketentuan yang mengacu pada protokol kesehatan lengkap. Bioskop kembali buka, dan film - film yang kepending saat corona kemarin juga mulai dirilis bergantian, meski mundur dari jadwal yang semestinya tapi saya termasuk yang sangat menanti untuk menonton lagi di bioskop.

Ceritanya begini, minggu kemarin ada film dari Marvel yaitu Eternals, karena kemaren saya yang waktu Shang-Chi rilis saya belum ada kesempatan nonton, saya pastikan untuk yang Eternals ini harus bisa nonton, dan beruntungnya saya kemaren kesampean nonton di The Premiere. The Premiere ini adalah salah satu studio khusus dari XXI yang mana fasilitas kursi bioskopnya nyaman banget, kursi sofa yang bisa diatur sandarannya, bisa semi tidurlah, kalau kursi bioskop biasa kan agak keras dan juga bukan sofa. Kalau yang di Premiere ini termasuk sofa reclining dan juga kapasitas sofanya juga tidak sebanyak studio bioskop XXI biasanya, maksimal mungkin sekitar 20 sofa. Harga yang ditawarkan untuk bisa menikmati film di The Premiere ini juga bisa dibilang lumayan, dimana kalau di hari biasa itu sekitar Rp. 60.000 dan kalau Weekend itu sekitar Rp. 80.000 sampai Rp. 100.000. Dua kali dari harga tiket yang biasa dengan fitur yang diberikan.


Sebelum pandemi saya pernah nyoba sekali nonton di The Premiere, dan karena pandemi akhirnya libur enggak bisa nonton bioskop. Karena sekarang udah dibuka lagi, jadi ada rasa kangen untuk bisa nonton di tempat yang nyaman yang dikasi selimut juga waktu nonton, udah berasa kayak naik kereta Argo Bromo Anggrek aja dah, hehe.


Setelah nonton Eternals, eh selang seminggu ada kabar bakal Venom 2 rilis dan sudah mulai dijual Pre-Sale nya, sayapun langsung gas aja beli tiket di hari pertama penayangan di The Premiere, kebetulan di hari Rabu, tiketnya masih harga Rp. 60.000, saya pesen yang abis magrib aja karena baru bisa nonton setelah pulang kantor. 


Biasanya kalau beli tiket yang Premiere ini dapat kursi nya yang paling bawah yang langsung paling dekat dengan layar, tapi karena saya beli nya waktu pre sale jadi bisa dapat lokasi strategis yaiti di bangku C bagian tengah.


Bagi yang pertama kali nonton di The Premiere, harus dibiasakan mencari tombol di sofa untuk mengatur posisi sandaran biar bisa pewe waktu nonton. Jujur saja awal nonton saya juga bingung, kok punya saya kursinya g bisa diatur, nyariin tombol untuk ngatur kok g ada. Biasanya kan tombol untuk ngatur itu ada di bagian bawah sandaran tangan, waktu awal saya nyariin kok g ada tombolnya. Tau g ada dimana tombolnya, ternyata ada di bagian luar sandaran tangan, bukan yang mengahdap kita tapi di baliknya.



Ada dua tombol untuk mengatur sandaran kaki dan yang sandaran punggung kita, pertama kali kalau udah nemu tombolnya sih gampang atur - aturannya. Setelah ngatur posisi duduk terendak, kita tinggal ambil selimut di laci sebelah kursi kita, disitu selimutnya di plastikin, bener kayak selimut kereta Argo Bromo Anggrek.

Udah setelah pakai selimut udah ready untuk nonton filmnya. Ohya sampai saat saya tulis pengalaman ini kita masih belum diijinin untuk membawa makanan masuk ke dalam studio, baik di studio biasa ataupun The Premiere.



Mungkin itu yang bisa saya bagi pengalaman saya nonton di Premiere by XXI. Silahkan dicoba hehe.

18 komentar:

  1. Mantap ... Saya belum pernah ke nonton sejak pandemi dua tahun terakhir. Duh ..., ketinggalan kereta ...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya bu masih ragu buat ntn ya
      Emang msh ngeri2 aslinya
      Tapi karena filmnya bagus2 jd kepaksa deh

      Hapus
  2. Duh jadi kangen bioskop mas, sejak pandemi aku belum ke bioskop lagi, si bayi ga boleh masuk, lagian ga tega ajak bayi ke bioskop, belum cukup umur hahaha.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kalau bawa bayi g rekomen,takut sawan aja hehe

      Hapus
  3. sudah lama saya tidak pergi cinema.

    teringin juga tengok movie

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya mungkin cinema di malaysia berbeda dengan di indonesia

      Hapus
  4. wah udah bisa nonton aja, salam sehat

    BalasHapus
  5. kursinya kalau model sofa bisa diatur sepertinya enak banget, saya udah lama sekali tidak ke bioskop.... di tempat saya bioskop jaauh......

    BalasHapus
  6. Selesa ini kalau menonton di ruangan macam ini..

    BalasHapus
  7. Semoga tidak ada lagi yang nanya Corona,

    BalasHapus
  8. Oh kirain The Primere itu bioskop baru untuk bersaing dengan XXI, ternyata masih bagian dari XXI ya.

    BalasHapus
  9. kalo liat premier di luar jawa harganya bikin nangis kak apalagi klo weekend yg xxi biasa aja harganya kayak premier di jawa lah yg premier jadi 2x lipatnya..serasa gak ikhlas klo beli yg premier di kalimantan wkwkwk

    BalasHapus
    Balasan
    1. harga premiere si pasti tinggi kak, beda sama yang biasa,
      emang merogoh kocek agak dalam, cuman ya enak bisa nonton sambil selonjoran di sofa

      Hapus

Kolom Untuk Mengisi Komentar.