2 March 2021

Curhatan Abis Psikotest


Dikarenakan pandemi yang sedang berlangsung dan masih belum selesai jadi hampir separo kegiatan dilakukan dirumah saja dengan modal internet. Mengurangi kegiatan tatap muka dan berkumpul, ini saya juga barusan kelar juga psikotest. Saya barusan baru kelar menjalani psikotest job opening dari kantor yang saya kerjakan dirumah, soalnya kalau ngerjain dikantor takut enggak konsen. Inikan dirumah kosong, jadi bisa lebih konsen dan bisa leyeh - leyeh ngerjainnya. 

Kali kedua ini saya ikut JO ini, yang pertama taun lalu yang gagal di psikotest dan bahasa inggris. Tahun 2021 ini ada lagi dan ikut lagi nyari peruntungan, tau - tau aja bisa kecantol. Namanya juga usaha, hasil mah ntar dipikir kalau udah diumumin. Saya selama kerja ini awalnya itu tidak terobsesi banget untuk ikut JO, awalnya saya pikir posisi sekarang enak, keliling, lebih banyak di jalan sih jadi bisa disambi jalan kemana - mana gitu. Enggak terpaku sama rutinitas dalam kantor. Apalagi kalau masuk target triwulan bisa dapet bonus juga, dimana di tempat saya kerja ini selain kerjaan saya itu enggak ada bonus triwulanan. Ya saya pikir yaudah enak di posisi terus aja sampek besok - besok, tapi ya kok ada kesempatan tapi g diambil. Mungkin ego saya sudah kegerus sama keadaan dan kenyataan, kenyataan kalau orang itu juga butuh perubahan, perubahan kebutuhan dan perubahan keinginan. Dimana kalau emang punya keinginan itu enggak bisa kalau cuma biasa - biasa aja, kalau punya keinginan itu kudu dikejar alias diusahain biar tercapai. Nah oleh sebab itu sekarang baru saya mikir, kalau ada kesempatan lain untuk posisi lebih tinggi enggak ada salahnya nyoba. Toh juga belom tentu keterima, iya soalnya bagi saya awalnya itu uda merasa kepedeean kalau bakal diterima. Semua butuh proses dan ujian cuy, hehe. Jangan terlalu pede karena yang kepengen posisi itu bukan cuman saya, ada banyak yang kepengen untuk di posisi yang ditawarkan. Dan mustahil dong kalau enggak ada yang berusaha menjadi yang terbaik dari peserta yang daftar, pasti semuanya kepengen menjadi yang terbaik untuk menduduki posisi tersebut.

Saya juga pernah mengalami atau merasakan di atas angin yang pernah saya ceritakan di Ada Yang Namanya Bersyukur mengenai job opening yang terakhir saya ikutin tahun kemaren. Di test kemaren itu saya sempet merasa di atas angin, eh yang nyatanya juga meski juga nilai kita bagus belum tentu kesempatan itu terbaik buat kita. Pelajaran itu sih yang saya dapat, meski kita udah merasa kalau menjadi yang terbaik (sombong) dibandingkan peserta yang lain, dari segi kinerja ataupun pencapaian itu tidak menjamin kita bakal bisa lolos dari kesempatan itu. Buktinya saya kemaren meski dalam hal pencapaian bagus, dan sampai di wawancara akhir saya pun gagal. Setelah gagal itu baru saya sadar, janganlah sombong, janganlah merasa di atas yang lain, karena kalau belum rejeki kita enggak mungkin kesampean dah. Saya dapat pelajaran berharga itu, menurut kita itu terbaik bagi kita tapi belum tentu itu terbaik menurut-NYA. Biarkan hasil yang terbaik kita terima saja, yang bisa kita lakukan sekarang hanya berusaha dan berdoa, untuk masalah hasil biarkan dipasrahkan kepada-NYA.

Memang pengalaman yang terbaik itu adalah yang hal yang pernah dilalui, untuk test kali ini sih saya sudah enggak puyeng. Tadi tesnya mulai pukul 15.00 WIB yang waktu ngerjainnya sekitar 60 menit, dan baru sadar ternyata psikotest itu susah (yaiyalah kalau gampang mah tiduran di kamar,hehe). Kirain kan sama pertanyaannya kayak taun kemaren ternyata beda jauh, dan sebelumnya saya kan baca - baca soal psikotest. Itu yang keluar di soal ada 4 bagian doang, yang paling banyak soalnya malah pertanyaan masalah UUD, pemerintahan dan sejarah. Entah mungkin pernah belajar waktu SMA, tapi beneran susah,haha. Bisanya ketawa doang kalau nginget soal tadi, ternyata yang udah disiapkan itu belum tentu keluar jawabannya di tes,hehe.

Mana dua hari ini enggak konsen kerja karena kepikiran tes tadi lagi, besok kudu harus fokus lagi nih. Ohya sekarang saya lagi demen dengerin lagu dari Band Rocket Rockers, ini dua hari ini nyetelin lagu - lagunya biar mood adem dan semangat lagi. Yosh besok kerja lagi, ngeblognya kudu diseringin biar bisa curhat nulis lagi. Dan blog ini pun berisi tulisan curhatan lagi,hehe.

22 February 2021

Apa Itu Janda Bolong?

 
Pertama kali dengar kata Janda Bolong pasti yang terpikirkan oleh kita adalah hal dengan konteks negatif, tapi jangan beranggapan seperti itu dulu. Karena janda bolong yang dimaksud disini adalah tanaman hias, kaget kan? Saya saja awalnya kaget, ini kenapa tanaman dikasi nama Janda, apa enggak ada nama lain yang lebih baik. Tapi ini bukan tentang baik atau tidaknya nama sih, tapi emang karena udah unik saja dan emang menjual namanya jadi sampai sekarang lebih dikenal dengan nama janda bolong. Dan tentunya harganya juga selangit.

Saya bukan pecinta tanaman hias, tapi karena kebetulan ibu saya di rumah punya bakat menanam tanaman hias akhirnya saya dibagi satu pot isinya tanaman janda bolong. Agak was - was sih awalnya dikasi tanaman hias ini, takut enggak bisa ngerawatnya. Karena pengalaman saya melihara rumput jepang dan rumput gajah mini di teras rumah yang gagal alias kurang tumbuh subur jadi sayanya agak was - was. Tapi karena kata ibu saya ini tanaman tidak perlu kena matahari langsung dan bisa dirawat di dalam rumah akhirnya saya coba untuk ngerawat tanaman hias yang satu ini.

Tanaman hias yang dikenal dengan nama janda bolong pada mulanya dikasi nama daun yang bolong, dan dibahasa jawain jadi ron podho bolong. Yang karena dibaca dengan cepat menjadi rondho bolong yang menjadi unik dan lain daripada lain rondho bolong yang kalau dibahasa indonesian jadi janda bolong. Yang menjadi menjual nama tanaman ini, aneh sih dari kata daun yang bolong malah nyasar ke janda bolong. Tapi kalau emang namanya kurang terkenal kayaknya enggak mungkin bertahan sampai sekarang, kalau jenis tanaman ini masuk dalam jenis tanaman hias Monstera.

Ini sudah sekitar 2 minggu saya rawat di dalam rumah, dan alhamdulillah masih idup sih. Saya bersyukur aja ini tanaman saya rawat dan kelihatannya cocok sih. Yang bikin khas adalah daunnya yang ada bolong - bolongnya, kalau kata ibu saya sih enggak perlu tiap hari disiram. Bisa dijarakin dua hari sekali yang penting tanah dalam potnya tidak kering sih. Tiap dua hari sekali saya siram sih, kalau terlalu sering disiram juga bisa busuk tanamannya.

Oh iya selain bagus tanamannya, harga jualnya juga melambung tinggi. Apalagi di saat pandemi ini, orang - orang yang WFH dan yang lebih banyak dirumah banyak yang nyari kesibukan dengan bercocok tanam. Dan nanam janda bolong ini salah satunya, dan jangan heran kalau satu pot tanaman janda bolong ini ada yang harganya sampai ratusan juga. Siapa yang beli? Ya yang seneng dengan tanaman hias lah, kalau saya sih enggak mungkin bisa beli harga ratusan juta itu. Tapi kalau bisa ngebibitin tanaman ini dan dijual kayaknya bakal bisa menambah pemasukan sih.

Kapan hari ada temen yang cerita kalau pernah ditawarin bibit janda bolong yang masih kecil itu Rp. 150.000, kalau udah gede malah bisa jutaan yang diitung dari tiap lembar daunnya. Ebuset serem yak, misalnya satu lembar dihargain 1 juta dan ada 5 lembar daun di satu pot, bisa 5 juta doang sepot dong. Wah mantep kan, pengen sih bisa ngebibitin lagi tanaman ini, mumpung masih rame dan banyak yang nyari bisa jadi income tambahan di saat pandemi ini. Ohya jadi kesimpulannya Janda Bolong ini tanaman hias dengan daun yang lebar yang ada bolong - bolong oval di tiap daunnya, semacam daun yang di dalamnya kayak dimakanin ulat, tapi enggak dibuat - buat.

20 February 2021

Nyobain New BRImo

Saya merupakan salah satu nasabah dari Bank BRI, saya sudah familiar dengan internet banking dan mobile banking Bank BRI pada saat membuka rekening tabungan BRITAMA. Namun baru-baru ini ada suatu pembaruan yang lumayan signifikan,  biasanya dulu saya pengguna mobile banking Bank BRI. Tapi berhubung HP Android saya kemaren upgrade os terbaru akhirnya aplikasi mobile banking tidak dapat digunakan dan diganti dengan aplikasi BRImo. Dari namanya saja sama cuman dibalik dari mobile banking BRI jadi BRI Mobile Banking. Versi pertama dari BRImo ini yang saya rasakan sih ada pembaruan untuk masuk ke aplikasinya yang awalnya itu harus mengetik username dan password internet banking jadi hanya dengan sidik jari atau face recognition dari hape kita yang disambungkan dengan aplikasi jadi kita tidka perlu mengetik username dan password. Lumayan membantu karena kita tinggal klik authentication di aplikasi BRImo kita bisa langsung masuk ke aplikasi. Namun disaat kita mau melakukan transfer itu wajib untuk menginput password dari internet banking yang terdiri dari huruf besar, angka dan huruf kecil. Lumayan ribet karena mau gak mau kita kudu input password, nah untungnya di New BRImo ada beberapa upgrade yang menyempurnakan versi sebelumnya.


Sebelumnya kita harus mempunyai rekening tabungan BRI, sebenarnya di aplikasi New BRImo ini bisa membuka rekening tabungan sih, nanti tinggal ambil ATM di Bank BRI terdekat. Fitur yang dimiliki di New BRImo ini adalah fitur membuka rekening dan internet banking langsung. Belum saya coba sih, karena waktu saya buka rekening BRI itu saya sekalian mendaftarkan beberapa fitur seperti, sms dan email notifikasi guna mengetahui uang yang keluar masuk, internet banking, mobile banking, dan juga transaksi finansial internet bankingnya. Kalau semua fitur itu diaktifkan baru enak, jadi kita tidak perlu ke kantor BRI jika mau menggunakan layanan perbankan dari BRI. Bagi saya emang ribet untuk daftar-daftarin di awal daripada belakang kudu bulak balik ke kantor sih.

Jadi setelah layanan di atas aktif, kita tinggal mengunduh aplikasi BRImo di Playstore atau Appstore. Setelah itu buka aplikasi BRImo, pilih punya akun, masukkan username dan password internet banking, tunggu sms dari Bank BRI, setelah itu baru kita input pin untuk aplikasi BRImo guna konfirmasi pin untuk semua transaksi di BRImo. Sebelumnya itu kita harus input password tapi sekarang sudah dirubah menjadi pin jadi lebih mudah diingat karena pin ini hanya terdiri dari angka. Setelah kita input konfirmasi pin baru kita bisa mengakses BRImo dengan sempurna.

Untuk log in awal setelah berhasil masuk aplikasi BRImo, kita tinggal pilih tombol sidik jari disebelah tombol log in, kalau di hp tidak terdapat sensor sidik jari maka disitu pilihannya face recognition. Setelah di klik nanti kita letakkan jari ataupun scan wajah dan langsung otomatis masuk ke BRImo kita. Di halaman utama ini ada lebih dari 100 fitur yang aktif dan akan semakin bertambah fiturnya. Yang lagi rame saat ini adalah fitur top up saldo BRIZZI di iPhone, yang mana fitur NFC iPhone yang aktif itu di iPhone 8 keatas dengan iOS 13 keatas. Jadi bukan cuman pengguna Android yang ada NFC nya yang bisa top up dan cek BRIZZI tapi sekarang di iPhone juga sudah bisa. Dan per hari ini juga pengguna iPhone juga sudah bisa top up dan cek saldo e-Money di hape mereka karena sekarang BRIZZI, e-Money Mandiri dan Flazz BCA sudah bisa di akses di iPhone yang berNFC.

2 February 2021

Top Up Saldo LinkAja Lewat BRImo


Tanggal 2 Februari, sudah waktunya untuk mulai bayar tagihan Indihome. Gara - gara bulan kemaren coba naikin speed internet jadinya saya h2c sih ini tagihan bulan pertamanya bagaimana. Pagi tadi saya cek jam 9 di aplikasi MyIndihome dan sudah keluar juga tagihannya, Rp. 369.033 alias naik Rp. 17.000 dari tagihan bulan Januari. Lumayan sih dapat speed dengan bayar cuman 17ribuan. Semoga bulan berikutnya masih tetap stabil tagihannya. 

Kecewanya sih cuman satu layanan Indihome UseeTV nya itu di saya ada beberapa channel yang ngeblank dan sampai manggil teknisi beberapa kali dan dicoba untuk ganti stb nya tapi hasilnya tetap saja. Entahlah apanya ini yang salah, meski saya jarang nonton TV tapi sayang juga sih ada fitur yang enggak sempurna. Sudah coba dm twitternya telkom care dan masih tetap belum bisa.

Akhirnya saya cuman bisa pasrah saja sih dengan layanan yang kurang sempurna ini. Layanan internetnya sih sejauh ini bagus dan stabil.Sekarang streaming an Netflix juga lumayan lah dari paketan kemaren. 

Kali ini saya tetap membayar tagihan Indihome dengan aplikasi LinkAja, namun sebelum itu saya harus mengisi saldonya. Metode yang saya gunakan saat ini adalah lewat aplikasi BRImo, disini saya ngisi saldonya dengan langkah - langkah sebagai berikut :


 1. Log In aplikasi BRImo, pakai sidik jari lebih gampang juga untuk log in dibandingkan kudu ngisi username dan password dari BRImo.

 

2. Setelah itu masuk ke menu Dompet Digital.

3, Pilih Top Up Baru



4. Pada Submenu Dompet Digital pilih LinkAja

 

5. Masukkan nomor HP yang terdaftar LinkAja



6. Setelah itu input nominal yang mau kita isikan, nominal disini minimal Rp. 20.000 beserta rekening sumber untuk melakukan pengisian saldo

7. Setelah itu pilih Top Up dan masukkan pin BRImo

 

8. Transaksi berhasil setelah itu tinggal bayar tagihan lewat aplikasi LinkAja


20 January 2021

Varian Produk dari PT Mayora Indah Tbk


Dalam kehidupan kita ini tidak luput dari mengkonsumsi makanan dan minuman. Ada beragam pilihan makanan dan minuman saat ini dari berbagai macam produsen. Ada makanan yang cepat saji dan ada makanan yang diolah terlebih dahulu baru dapat dikonsumsi. Saya pribadi senang mengkonsumsi makanan olahan seperti cemilan guna mengusir kebosanan kalau lagi nonton TV. Salah satu cemilan favorit saya sambil menemani nonton TV adalah beng beng dan astor, dua makanan ini wajib sejak jaman kecil. Anak kecil suka makanan yang manis, alhasil saya sering banget mengkonsumsi makanan ini.

Rasanya manis dan banyak coklatnya itu beng beng, terus astor itu enak kalau dikonsumsi lebih dari satu. Dulu saya sampai pernah ngabisin astor satu wadah, kebayang kan enaknya kayak gimana kalau satu wadah aja saya abisin sendirian. Saya baru tau kalau dua produk ini ternyata di produksi oleh PT Mayora Indah Tbk, saya kira Mayora Indah ini spesialis minuman Torabika saja dan ternyata di Mayora Indah ini ada enam divisi yang memproduksi makanan dan minuman olahan.

Enam divisi itu antara lain Divisi Biskuit dengan merk dagang seperti Roma Marie Susu, Roma Marie Susu Gold,  Roma kelapa, Roma Kelapa Cream, Roma Sandwich, Roma Malkist, Roma Malkist Abon, Roma Malkist Coklat, Roma Malkist Krim Keju Manis, Roma Malkist Krim Tiramisu, Roma Malkist Zuperrr Keju, Roma Cream Creakers,  Royal Choice, Better,  Slai O Lai, Sari Gandum, Sari Gandum Sandwich, Coffeejoy, dll. Ada Divisi Kembang Gula dengan merk dagang Kopiko, Kopiko Cappuccino, KIS, KIS Chewy, Tamarin, dll. Divisi Wafer dengan merk dagang Beng Beng, Beng Beng Maxx, Beng Beng Share It, Beng Beng Kalpa, Astor, Roma Wafer Coklat, Roma Zuperrr Keju, Roma Choco Blast dll. Divisi Cokelat dengan merek dagang Choki-choki dan Drink Beng Beng. Divisi Kopi dengan merek dagang Torabika Duo, Torabika Duo Susu Full Cream, Torabika 3 in 1, Torabika Moka, Torabika Cappuccino, Torabika Jahe Susu, Torabika Creamy Latte, Torabika Double Up, Kopiko Brown Coffee, Toracafe Volcano Chocomelt, Toracafe Caramelove, dll. Divisi Makanan Kesehatan meliputi merek dagang Energen Cereal, Energen Oatmilk, Prima Cereal. Ada puluhan merek dagang dari keseluruhan divisi PT Mayora Indah Tbk.

Dengan banyak produk dari Divisi yang ada di Mayora Indah ini maka perusahaan ini tidak hanya terkenal untuk produksi makanan dan minuman olahan tetapi juga sebagai market leader yang sukses menghasilkan produk unggulan di kategorinya masing – masing. Atas semua hasil kerja keras semua pekerja dan manajemen yang ada di Mayora Indah agar membuahkan hasil yang terbaik untuk kepentingan seluruh pekerja, mitra usaha, pemegang saham dan para konsumennya. Mayora Indah merupakan salah satu perusahaan yang terbaik baik dalam hal manajerial dan pengelolaan perusahaan. Struktur organisasi Mayora Indah menggambarkan peranan dan fungsi setiap  manajemen dalam pengelolaan perusahaan, yang mana perseroan dikelola oleh Dewan Direksi.