13 February 2020

Pengalaman Beli BBM dengan Linkaja di SPBU Pertamina

Setelah ragu - ragu untuk mencoba salah satu fitur Linkaja, akhirnya saya memberanikan diri mencari SPBU terdekat yang sudah terintegrasi pembayarannya dengan Linkaja. Hal pertama yang saya persiapkan adalah mencari SPBU yang bisa pembayarannya dengan Linkaja, sayangnya tidak semua sudah ada EDC Linkaja di SPBU tempat saya tinggal. 4 SPBU terdekat dari rumah saya belom ada di daftar SPBU Jatim yang ada di daftar itu lumayan jauh dari rumah saya. Pas kebetulan setelah mengantar saudara di Stasiun Surabaya Pasarturi, saya singgah di SPBU 54.601.112 alias SPBU setelah turun di Tol Tandes. Saya dulu pernah beli BBM disini dan ada stiker di pompa SPBU nya tentang pembayaran lewat Linkaja, emang sih SPBU ini tidak terdaftar di list yang ada di websitenya. Cuman ya namanya juga nyoba, posisi saldo di Linkaja saya Rp. 200.000 untuk ngisi full tank perkiraan saya pas, soalnya sekarang Pertamax turun harganya jadi Rp. 9.000 per liter. 


Sesampainya di SPBU Margomulyo ini saya tanya ke petugas Pom nya apakah bisa bayar dengan Linkaja, info dari petugasnya sih bisa. Dalam batin saya mengucapkan alhamdulillah, jadi enggak sia - sia nyaldo Rp. 200.000 soalnya waktu itu enggak megang cash. Kalau waktu itu enggak bisa saya enggak bakal ngisi,hehe. Setelah itu petugas SPBU nya ngisi kendaraan saya sampai full tank, di meterannya tertera 19.2 liter dengan nominal Rp. 172.800. Setelah itu barulah petugasnya mengambil EDC Linkaja, nah saat - saat yang mendebarkan pun terjadi, nah mbk - mbak petugas SPBU ini lama banget ngutak ngatik EDC nya, dan sayapun keringat dingin karena antrean belakang saya sudah tidak sabaran dan mulai marah - marah. Pas dibelakang saya itu Truck besar yang mau ngisi BBM juga, si mbaknya juga mulai panik dan manggil temennya yang paham. Belum datang temennya itu muncul alhamdulillah mbaknya sudah bisa mengoperasikan EDC Linkaja ini, jadi dari EDC Linkaja ini nanti ngeprint barcode yang nantinya kita scan untuk melakukan pembayaran. Jadi skemanya seperti ini sih step by stepnya :
1. Kita melakukan pengisian seperti biasa di kendaraan kita
2. Setelah selesai pengisian BBM ini dan sudah muncul total jumlah rupia di meteran SPBU 
3. Petugas mengetik nominal pembelian (rupiah) di EDC Linkaja dan akan muncul print struk dari EDC berisi barcode atau bukti bayar
4. Dari menu Linkaja di aplikasi HP kita pilih kirim uang -> trus pilih snap QR setelah itu scan barcode yang ditunjukkan ke kita
5. Kita pilih pembayaran dan klik bayar
6. Setelah sukses nanti ada bukti bayar di mesin EDC, dan kita dapat print pembayaran lewat Linkaja dan kita dapat Cashback sejumlah maksimal Rp. 25.000 (lagi promo soalnya jadi ada cashback).




Mungkin ke depannya itu di semua SPBU petugasnya sudah fasih untuk pengoperasian EDC Linkaja, jadi membuat pelanggan seperti saya biasa dan cepet seperti pembayaran tunai. Gitu aja sih, ini mumpung lagi promo dengan cashback mungkin membuat pelanggan mencoba fitur yang baru ini. Dan semoga saja semua SPBU sudah bisa support dan lama - lama di SPBU pembayarannya tidak pakai tunai biar enggak ribet - ribet. Kesan dan pengalaman saya menggunakan Linkaja sebagai pembayaran di SPBU adalah lumayanlah, lumayan karena ada cashback hehe, maklum sekarang lagi rame cashback jadinya seneng lah untuk dapat cashback. Cuman apakah cashback ini bisa dijadikan pembayaran untuk pembelian BBM masih belum saya coba. Ohya untuk selain SPBU Pertamina ada juga SPBU swasta seperti  SPBU Shell yang menggunakan pembayaran dengan OVO. Mungkin besok saya mencoba mengisi bahan bakar Shell dan membayar menggunakan saldo OVO. Apakah bisa bersaing dengan SPBU dan E Wallet plat merah?

Share this

Halo, Saya Rezky Pratama, bukan blogger aktif, hanya blogger santai yang numpang ngeblog biar dikata aktif, seorang penikmat musik dan film yang sekarang lagi cinta sama TV karena baru bisa kebeli Smart TV. Dan sangat antusias dengan keadaan sekarang yang mengharuskan dirumah saja!

26 Responses to "Pengalaman Beli BBM dengan Linkaja di SPBU Pertamina"

  1. di tempat gw belom ada bang, mungkin masih termasuk pedalaman kali ya :D

    ReplyDelete
  2. Caranya mudah sekali ya
    Wah semakin canggih saja sekarang nih
    Alat pembayaran bisa secara online

    ReplyDelete
  3. kat malaysia..isi petrol je..

    kat sana BBM ye

    ReplyDelete
  4. Sekarang apa" udh serba teknologi yg canggih... Maksudnya sih biar cpt dan praktis.. Tpi klo petugas di lapangan jg blom bisa dan sosialisasi ya jadinya mlhan lama.. Apalagi yg udh antri

    ReplyDelete
  5. uwaw, enak juga ya
    lebih praktis
    soalnya kadang kita gak bawa duit tunai, tapi saldo di ovo gopay dan linkaja ada banyak, hoho

    ReplyDelete
  6. Kalau di pom bensin, kayaknya bayar pakai nontunai malah makan waktu lebih lama ketimbang tunai. Apalagi kalau jaringan lagi jelek. Hahaha

    ReplyDelete
  7. Lumayan dapat cashback 25ribu kang, tapi yang mau ngisi BBM jadi antri di belakang ya. Mbak petugas SPBU nya kayaknya belum tahu.😁

    ReplyDelete
  8. Belum pernah pakai linkaja. Banyak juga promonya ya?

    ReplyDelete
  9. Di Jakarta udah banyak mas. Tapi saya jarang pake LinkAja. Seringnya bayar pakai debit.

    ReplyDelete
  10. Suka bingung sama layanan berbayar nontunai di SPBU macem gini tuh, hehehe.

    Bukannya di SPBU kita disarankan ga pegang hape ya?

    ReplyDelete
    Replies
    1. nah itu masalahnya sekarang malah disarankan nontunai

      Delete
  11. Pengalaman saya pas install LinkAja ini minta akses yang aneh2 padahal tidak diperlukan dan tidak ada hubungan dengan fiturnya. Jika ditolak/tidak diallow malah tidak bisa login si LinkAja nya. Alhasil langsung saya install ulang. :) Kalau tetap seperti itu rasanya susah bersaing dengan e-wallet yang lain.

    ReplyDelete
  12. Semoga aja ke depannya semua spbu bisa bayar pake e-money, biar nggak harus selalu bawa banyak uang cash.

    ReplyDelete

Kolom Untuk Mengisi Komentar.