Tampilkan postingan dengan label My Post. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label My Post. Tampilkan semua postingan

Rabu, Oktober 11, 2023


Setelah kemaren saya dapar program loyalty dari Indihome ada satu fitur terbaru yang ada pada aplikasi MyIndihome yaitu menu selfcare indihome. Menu ini sudah bisa diakses di MyIndihome di android atau iOS, yang sangat membantu kita sebagai pengguna untuk mengakses perangkat Indihome kita lebih jauh atau lebih dalam lagi.

Sudah tidak perlu harus terhubung dengan wi-fi Indihome kita untuk ganti password ataupun restart modem, semua bisa dilakukan dari aplikasi MyIndihome dalam fitur Selfcare


Saya pertama menggunakan fitur ini untuk ngecek kondisi modem dirumah, karena kalau ada gangguan itu ada peringatannya. Toh juga suhu dapat dicek di menu ini.


Ada 8 menu yang ditampilkan di Self Care Myindihome, menunya antara lain :




1. Detil Koneksi, isinya suhu dan koneksi internetnya ditampilkan pada menu ini, biasanya kalau ada masalah ada tulisannya pindah ke channel rekomendasi. Ada tombol untuk restart jaringan yang dapat diaktifkan sekiranya lagi lemot atau pengen refresh jaringan.


2. Profil Pelanggan, isinya data nama, alamat dan nomor internet indihome.




3. Informasi Perangkat, pada menu ini ada nama Wifi dan juga kata sandi, dapat kita rubah langsung nama dan kata sandi wifi yang ada dirumah tanpa harus masuk ke web modem dulu.



4. Perangkat terhubung, disini kita dapat melihat atau memonitoring perangkat apa saja yang terhubung dengan wifi kita. Mulai yang akses wifi kita, maupun yang nyambung dengan kabel lan. 



5. Penggunaan bulan ini, pada menu in bisa dilihat berapa GB pemakaian internet kita, dan juga misal berlangganan telpon dan channel TV yang termasuk paket kita. Dapat dilihat juga penggunaan internet kita di bulan lalu. Dan paket aktif kita, paket aktif maksudnya adalah berapa kecepatan internet kita.



6. Total tagihan anda, dapat dilihat besarnya tagihan pada bulan ini dan status belum dibayar atau sudah dibayar. Misal kita pilih detil akan ada total rincian biaya bulanan. Rinciannya mulai dari bulan ini sampai dua bulan kebelakang.



7. Add On Aktif, paket tambahan yang misal kita berlangganan akan muncul pada menu ini. Sangat membantu ngecek misal ada paket berlangganan baru. Misal kita tidak berlangganan tapi aktif, bisa dilihat di menu ini.



8. Menu Tes Kecepatan, di menu ini kita bisa cek kecepatan internet kita. Meski biasanya kita familiar dengan speedtest, tapi disediakan pada aplikasi Myindihome untuk cek kecepatan. Tapi entah kenapa kecepatannya tidak sesuai dengan berlangganan. Apa mungkin saya ngetes di waktu padatnya jaringan atau gimana. Biasanya kalau di speedtest si aman - aman saja tesnya.

Selasa, Oktober 03, 2023

Memang disaat kita mengharapkan banget untuk mendapatkan materi dari seuatu kegiatan itu kadang malah bukannya lancar tapi malah ada cobaan. Seperti pengalaman saya yang satu ini mengenai google adsense, total saya sudah sudah 10 tahun mendaftar google adsense. Selama 10 tahun ini saya baru berhasil sekali gajian, itupun di tahun 2014 saat blog masih jarang yang buat dan ngoptimalinnya. Jadi itupun saya bisa cair gegara jaman itu saya sering posting tentang berbagai misteri di dunia. Nah itu postingannya rame, dan alhamdulillahnya bisa cair juga $100.


Seneng sih, tapi setelah itu karena udah enggak gitu fokus jadi sampai sekarang masih jalan di tempat untuk adsense nya alias enggak dioptimalin. Bayangin dulu itu enggak mikirin bisa dapat duit dari blog, eh dibuat seneng - seneng posting yang saya demen waktu itu malah berbuah cuan.


Beda banget sama sekarang, sekarang fokusnya mau dapetin duit dari adsense tanpa embel - embel blog untuk seneng - seneng, eh malah dapat cobaan. Cobaannya sekarang blog saya masih kena tinjauah dari google adsense karena kontennya ada yang masuk dalam pelanggaran kebijakan adsense.


Saya sudah coba melakukan tinjauan ulang, eh sekarang malah kena pending peninjauan sampai 12 November 2023 atau sebulan lagi. Apes banget dah, udah terlanjur all out pengen memaksimalkan ngeblog lagi malah terkendala kayak gini, emang niatnya udah cuan jadinya kayak enggak ikhlas gitu. Ada aja cobaannya, ini semoga aja besok november bisa minta peninjauan lagi dan bisa lolos.




Kejadian ini bermula waktu saya cek google adsense saya kok ads.txt nya tidak ditemukan, saya sudah coba ngebenerinnya berbulan - bulan juga hasilnya tetap tidak ditemukan. Saya sempet usaha tanya senior - senior di dunia blog juga masih belum bisa mengatasi hal ini, sampai ada yang nyaranin "Sudah dibiarin aja toh enggak ngaruh kok" gitu katanya.




Cuman saya kan enggak enak ya, katanya nunggu seminggu setelah ngebenerin bakal berhasil diotorisasi. Tapi ternyata tetep saja sampai akhirnya saya nyari info lagi, sampek curiga masalah domain saya yang bermasalah. Jadi domain saya ini kalau tanpa www. di depannya itu enggak bakal bisa masuk dan tulisannya error. Tapi kalau tanpa www. itu lancar bisa akses ke blog, sampai saya tanya ke customer service dari tempat saya beli domain.


Saya dulu awalnya beli di Masterwebnet tapi sekarang udah ganti ke Exabytes Indonesia, sudah sempet tanya juga. Dan bahkan saya sampai ngilangin setting dns di domain saya, yang untungnya masih bisa kembali settingan dns nya.


Karena saya sudah setting ulang dns pada domain saya, saya berpikiran berarti domain saya sudah aman. Kepikiranlah saya untuk hapus situs saya di google adsense dan coba ajukan lagi.


Ini ternyata yang jadi malapetakanya, setelah saya hapus situs di google adsense. Saya coba ajukan ulang, eh setelah nunggu dua hari malah ada pesan error untuk memperbaiki beberapa masalah untuk dapat menayangkan iklan. Sudah saya coba perbaiki dan memilih peninjauah kembali, dan 2 hari berikutnya muncul untuk memperbaiki beberapa masalah lagi, saya coba benerin dan coba peninjauan kembali. Nah setelah peninjauan yang kedua ini baru muncul pesan seperti ini "Kami menemukan beberapa pelanggaran kebijakan". Dan saya baru bisa melakukan peninjauan kembali di tanggal 12 November besok, langsung keringet dingin saya. Karena yang kena masalah ini di blog pribadi saya, kalau blog satunya lama enggak dikerjain karena bahasa inggris.


Jelas butuh pengorbanan kalau menghidupi yang blog bahasa inggris, jadi kerasa banget sekarang ini. Saya pun mulai meneliti lagi kontek postingan saya dari awal buat blog sampai sekarang. Saya sampai me-revert to draft 200 postingan awal saya dari tahun 2008, saya berpikiran mungkin postingan saya yang lama yang memuat konten yang dilarang google.




Kalau dalam keterangan yang ada itu ada kemungkinan di konten saya berisi tentang hacking dan akses ilegal. Dalam hal ini kan google enggak ngasi tau saya di postingan yang mana, jadi sampai sekarang saya masih meraba - raba.


Ini makanya masih mau saya teliti lagi satu - satu, biar bisa lolos di November besok. Sementara ini saya fokus untuk ningkatin trafik dan coba ngisi konten di blog yang satunya.


Diniatin enggak cari cuan dulu, tapi masih berharap masih dapat cuan juga sih dari ini. Mungkin ada pembaca yang pernah mengalami kejadian serupa, mungkin bisa sharing ke saya tentang solusinya untuk lolos di peninjauah google adsense ini.

Rabu, Juni 28, 2023


Malam ini lagi sumpek masalah kerjaan, tapi ya gitu kerjaan sih enggak ada habisnya. Cuman kita aja yang bisa ngatur tentang kerjaan dan keluarga. Oleh karena itu akhirnya ada yang namanya Work Life Balance. Sebenarnya apa sih Work Life Balance itu sendiri?

Work-life balance adalah suatu keadaan di mana seseorang dapat mengatur dan membagi antara tanggung jawab pekerjaan, kehidupan keluarga dan tanggung jawab lainnya.  

Arkan Perdana, Work Life Balance: Arti, Manfaat, Cara Mewujudkan, dan Faktor yang Memengaruhi, www.glints.com, 03 Februari 2022.

Harusnya sih semua orang menerapkan work life balance, harusnya. Tapi kan ada juga yang enggak bisa menerapkan dan ada yang bisa menerapkan, ini tergantung individunya sih. Kalau work terus tapi keluarga dan refreshing mentalnya g diatur. Adanya malah stres sendiri, makanya kerjaan emang enggak ada selesainya. Kita yang harus bisa ngatur switch on off nya, kalau kita sudah semaksimal dengan kerjaan kita. Ya istirahatlah dulu, sama keluarga lah dulu. Sekarang saya tanya, emang kerjaan ada selesainya? Target di kerjaan apa bisa selesai? Pasti enggak ada selesainya lah, tapi kan bisa kita kerjakan dengan bijak waktu juga.

Kan enggak masuk akal juga kalau kerja dari jam 8 pagi kelar sampai jam 10 malam, meskipun ada kerjaan yang kayak begitu sih. Cuman kita kudu lebih pinter untuk membagi waktu untuk kerja, istirahat, keluarga, healing. Kalau enggak bisa ngatur, pasti tifus dah.

Toh kalau tercipta ini work life balance, kinerja kita juga bisa makin produktif. Kalau enggak seimbang ya kinerja juga bisa anjlok dan kerja jadi enggak maksimal. Yuk terapkan work life balance mulai sekarang.

Rabu, Juni 07, 2023



Apa si arti bersabar?

Bersabar tidak hanya melulu menahan ego dan nafsu,

Bersabar juga berarti merelakan hal yang kita inginkan,

karena tidak semua hal yang kita inginkan akan diberikan kepada kita,


Tentu pantas atau tidaknya itu bukan hak kita,

Hanya sang Pencipta lah yang akan mengabulkannya,

Mungkin jika itu memang pantas untukmu saat ini,

Tuhan akan berikan saat ini,


Tapi apakah Tuhan akan memberikan semua keinginan kita?

Tentu kalau kita berusaha dan berdoa tidak akan cukup untuk memperolehnya,

Kita merasa pantas tapi bisa jadi tidak atau belum waktunya,


Itulah yang saya alami saat ini,

Berbagai cara sudah saya jalani,

Dari yang medis sampai pakai ngotot,


Dari semua perjalanan ini,

Akhirnya ada sesuatu yang dikabulkan oleh Nya,

Kami berharap ini yang terbaik,

Semoga dengan ini tidak membuat kami jumawa,

Dan tetap bersyukur dan berdoa kepada-Nya


**pengen buat puisi eh malah jadi tulisan biasa

Senin, Mei 15, 2023


Dua hari pengen nulis, tapi malas melanda. Dari kemaren cuman buka Blogger, trus klik New Post. Udah habis itu setengah jam ngeliatin layar laptop tanpa melakukan apa - apa. Tumben aja ini enggak ada kepikiran buat nulis apa gitu, nyoba nyari inspirasi. New tab di browser tapi bingung juga mau buka website apa. Akhirnya di close dan kembali ke halaman New Post Blogger

Ini masih di pertengahan bulan Mei loh, tapi kerjaan udah berasa akhir taun terus. Tapi tidak boleh mengeluh, kerja ya harus dikerjakan dengan segenap hati. Setelah dirumah baru jangan mikirin kerjaan, jangan dibawa kerjaan kerumah, karena kalau dibawa kerumah kerjaan itu bakal berabe. Bakal bikin mood jadi jelek, padahal dirumah itu kita harus fresh lah. Jangan membawa masalah kantor dibawa kerumah. Takutnya nanti ngefek sama keadaan kita sama orang yang ada dirumah. Enggak lucu kan tau - tau kita dirumah ngomel ngomel sendiri masalah kerjaan, bisa - bisa orang yang dirumah juga bakal bete juga.

Saya sih anti bawa kerjaan kerumah, kalau dirumah ya enggak mikir kerjaan. Khusus dirumah, family time bahasanya, meski kadang juga ada yang harus dibalas di whatsapp masalah kerjaan. Tapi udah habis balas group WA, baru ngobrol sama keluarga lagi. Atau kalau dirumah saya kebanyakan nonton aja sih, nonton film yang enggak bisa diganggu harusnya. Tapi ya kadang kalau ada telpon atau ada WA juga harus pause juga filmnya. Enaknya nonton dirumah itu adalah bisa pause, kalau di bioskop kan enggak bisa jadi mau enggak mau ketinggalan kalau enggak ngikutin. Tapi kalau dirumah itu kadang kalau kita pause, konsentrasi hilang waktu nonton dan jadi enggak bisa tau keseluruhan cerita dari film yang kita tonton sih. 

Apa ada yang seperti saya juga? Biasanya weekend itu saya maraton series atau film dokumenter di Netflix. Seru dokumenter di Netflix, saya biasanya nonton yang tema kriminal. Seru saja sih, heran aja orang jaman dulu itu kok bisa kepikiran bisa melakukan hal - hal gila kayak gitu. Sampai enggak habis pikir, coba kalau itu sekarang pasti lebih canggih lagi itu pemikirannya. 

Banyak series dokumenter yang harus ditonton sih, kadang kalau saya lagi bosen dokumenter baru saya nonton yang lucu - lucu. Kalau lagi siang dan gabut, biasanya nonton film horor Indonesia. 

Postingan kali ini diganggu pesan dari group WA masalah kerjaan, emang kerjaan itu enggak ada habisnya dah. Tapi ya mau gimana lagi, orang emang kerja, sekarang saya sih cari simple nya aja. Kerja secukupnya, refresh secukupnya. Jangan kerja tapi bikin setres terus, setres boleh tapi bisa dikurangin dengan hal yang menyenangkan lain. Biar otak ini berfungsi dengan baik, enggak banyak nge-hang aja hehe.

Senin, Mei 01, 2023


Akhirnya puasa selama 30 hari sudah kita jalani dan hari lebaran juga sudah kita lewati. Saya pribadi mengucapkan mohon maaf lahir batin untuk yang baca postingan ini. Semoga setelah puasa ini kita menjadi pribadi yang lebih baik dari sebelumnya dalam hal apapun, amin. Hampir sebulan tidak menulis, karena emang kerjaan di dunia nyata lagi banyak - banyaknya. Apalagi juga mepet lebaran juga, alhasil tidak bisa ngurusin blog, nulis juga enggak fokus kerja nyata doang. 

Setelah puasa apakah ada yang seperti saya, berat badan mulai naik lagi. Makan juga udah mulai tidak terkendali, kalau saya emang untuk jaga makanan yang dikonsumsi itu kudu puasa dah. Soalnya kalau enggak puasa itu tidak terkendali, entah itu keinginan makan yang tidak terbendung dan juga apa saja yang dimakan itu enggak terkontrol. 

Tapi puasanya tidak tiap hari sih, saya biasanya puasa senin kamis, jadi dalam seminggu itu ada dua hari puasa. Jadi enggak kacau - kacau bangetlah makan saya, selain pola makan. Yang harus saya jaga itu juga minum air putih, enggak boleh sampai kurang karena kerjaan di luar ruangan dan juga lebih sering depan laptop. Kegiatan full ini yang bisa bikin lupa minum air putih, makanya untuk ngimbangin kegiatan full ini harus cukup minumnya. Kurang minum tidak bagus buat badan, kelebihan minum juga enggak bagus juga. 

Sekarang sudah masuk di awal bulan Mei 2023, dimana nanti ada libur di hari kamis. Libur agak nanggung, kalau mau menikmati libur kudu ambil cuti lagi. Mungkin yang masih ada kuota cuti tahunan itu bisa ngambil buat libur lagi di bulan Mei ini. Tetap semangat di bulan Mei yang ada libur lagi, yeay...

Kamis, Februari 16, 2023


Beberapa minggu libur enggak posting, padahal kemaren rencananya rajin posting. Entah kenapa beberapa minggu ini males banget fokus, mana film yang diikutin aja belum ketonton dua episod ini. Btw saya sekarang ngikutin The Last Of Us nya HBO, dari dulu pengen banget maen game ini. Berhubung belum ada konsolnya jadi ya cuman liat di Youtube aja. Eh 2023 ini dibikinin filmnya ya tambah mantep. Selain nonton, saya juga sekarang lagi memulai kembali hobi lama yang sudah tidak pernah saya lakukan lagi yaitu baca komik. Dulu jaman SMP sampai SMA, saya rela enggak jajan demi bisa minjem komik di rental. Sampek seniat itu dulu, ngikutin beberapa series sampai tamat, juga kadang beli komik juga. Biasanya dulu itu yang tidak ada di rental, biasanya saya bela - belain beli. Dulu jama SMA itu satu komik harganya Rp. 8.500, ternyata setelah 15 tahun satu komik sekarang harganya Rp. 60.000. 

Komik pertama yang saya beli di tahun 2023 ini adalah Alice in Borderland, yang mana saya beli setelah nonton komplit 2 season di Netflix. Dan juga komik ini drama juga, karena saya pertama beli online di Gramedia, pesanannya nyangkut enggak dikirim - kirim dan akhirnya harus ngambil langsung ke toko. Terus komik kedua yang saya beli adalah Mujirushi : The Sign of Dreams, inipun saya beli karena dulu saya ngikutin beberapa series dari mangaka nya Urasawa Naoki, macam Monsters dan 20th Century Boys. Dan kemaren juga lagi maraton nonton Monsters di Netflix juga.

Terus yang ketiga adalah rencana ngisi postingan di blog ini rutin, yang akhirnya juga terbengkalai juga. Entah gegara apa ini kok bisa kelewat semua, padahal masih awal bulan loh. Belum akhir bulan yang akan datang ini. Bulan ini saya ngerasa kok pengen semua tapi setelah di penuhi kok malah enggak selesai semua alias nanggung semua.

Yuk fokus lagi yuk, kelarin satu - satu demi ngerjain yang lain besoknya. Semangat!!!

Sabtu, September 10, 2022


Sekarang musimnya flu, bukan musim hujan atau kemarau. Musim flu, itu yang sekarang sih adanya, hampir setiap orang yang ketemu pasti flu. Entahlah emang juga di antara perubahan dari musim kemarau ke hujan jadi kondisi badan rentan tidak fitnya. Tapi apa kabar Covid 19? Kayaknya sekarang meskipun kena flu tapi kita pada males untuk swab, karena yaudah lah mau gimana lagi. Apalagi ini juga flu ya, covid kemarin ya flu juga, pokok bukan covid delta aja, kalau delta mah ngeri. 

Kondisi saya juga sekarang ini flu juga, masih bebatukan. Ya, berhubung kerjaan juga lagi kenceng - kencengnya, jadi badan tidak boleh tumbang. Kudu mengkondisikan badan agar tidak tumbang, kudu pinter - pinter atur jadwal dah, kalau udah enggak kuat ya kudu istirahat. Minum vitamin sama obat batuk juga merupakan kewajiban, ohya kemaren saya beberapa hari itu pusing banget, kayak migrain tapi enggak tau kenapa. 

Kalau yang baca dan ngira saya covid, enggaklah, enggak tau hehe. Soalnya yang batuk juga banyak, jadi ya udahlah. Kudu jaga kesehatan masing - masing, sekarang juga enggak seperti dua tahun kemaren yang geger. Sekarang lebih santuy, mungkin yang rame itu Pom Bensin sekarang ini, padahal udah naik ya harganya, tapi yang ngantri di Pom kok tuambah buanyak banget. Saya aja kalau lewat Pom Bensin itu meski ada antrian panjang, emang sih awal September kemaren itu banyak yang Panic Buying, tapi kok malah sampek sekarang disaat harga Pertalite naik ternyata sama aja.

Malah cerita kemana - mana ini, judulnya juga curhat inimah. Malam minggu ini saya nontonin MPL Indonesia season 10 sambil rebahan. Hari sabtu yang beneran dirumah saja, tidak keluar rumah. Target saya sampai besok minggu ini enggak keluar rumah, jadi dua harian full dirumah. Sekalian istirahat sambil menunggu hari senin yang pasti berat, tetap semangat dan kudu jaga kesehatan ini.

Senin, Agustus 22, 2022


Setelah udah lama enggak ngerubah template, akhirnya saya ganti template dasar juga. Template dasar yang disediakan Blogger saya pilih aja, sekarang karena template yang lama itu ada problem di masalah script label, karena ada job yang harus diposting ngegantung karena enggak bisa terindex ke Google. Akhirnya dirombak templatenya dijadikan yang dasar aja, emang sih bisa terindex ke Google tapi ada beberapa yang masih harus diperbaiki.

Belajar lagi dah sekarang, belajar apa itu Google Search Console Tools, sudah 10 tahun di dunia Blog tapi tetep aja masih belum paham masalah SEO juga, karena emang blog saya ini isinya cuman tulisan asal aja. Mau belajar tentang apa itu SEO, biar bisa optimal tapi bingung mulainya darimana. 

Btw emang ada ya yang sekiranya sama kayak saya, ada saran gimana itu belajar SEO?

Kamis, Agustus 04, 2022


Dalam rencananya itu saya langganan 3 layanan video streaming awalnya adalah ngikutin semua series atau movies yang ditayangkan di tiap OTT ini. Rencananya, tapi pada akhirnya dalam satu bulan langganan itu yang saya ikutin cuman 1 series doang atau 1 movies doang, itupun nontonnya cuman sabtu dan minggu alias weekend. Harusnya tiap hari dong nonton di Netflix, Disney+ dan juga Prime Video, ya itulah antara rencana dan hasil yang berbeda jauh. Saya langganan Prime Video soalnya ngikutin series The Boys, itupun karena ada season baru, kalau Disney+ itu karena saya kalau beli paket data udah termasuk langganan Disney+ jadinya gratis, kalau Netflix sekarang ini saya langganan karena lagi demen nonton Dokumenternya.

Udah pada akhirnya yang saya tonton cuman Netflix doang, yang Prime Video kalau udah kelar season The Boys udah enggak pernah nonton lagi, kalau Disney+ juga mau nonton juga enggak kelar 1 episod karena enggak sempet.

Saran saya sih kalau emang mau langganan, dipastikan kudu dipakai layanannya jangan cuman langganan tapi enggak dipakai. Ntar mubazir biaya langganannya, ataupun kalau lagi niat maraton series sih enak, tapi apa enggak kerja, apa bisa nonton setiap hari. Itu dah masalahnya, apalagi kerjaan kalau lagi sibuk, seminggu enggak nonton sama sekali. 

Itu curhat saya, di hari ini saya membatalkan langganan Amazon Prime Video sampai season baru The Boys tayang lagi, jadi sekarang saya langganan Netflix dan Disney+. Ada saran film yang pas untuk saya tonton?

Minggu, Juli 03, 2022


Setelah 15 menit bingung mau nulis aja, nyari bahan, scroll twitter. Tapi juga gak ada bahan yang bagus,ini kepala rada puyeng juga. Kepala rada puyeng gara - gara siang tadi nyoba bikin kopi, tapi bubuk kopinya agak di banyakin. Jenisnya Arabika, jadi kopinya rada kecut, saya ini juga aslinya bukan penggemar kopi sih. Saya juga biasanya kalau nongkrong di warung kopi biasanya minum air mineral ataupun es teh, entah kenapa emang dari dulu itu enggak bisa minum kopi. Biasanya rada puyeng abis minum kopi trus badan jadi enggak enak, pernah saya eksperimen untuk nyoba kopi susu yang hasilnya juga enggak bisa cocok.

Ini saya nyobain kopi karena dikasi juga, pikir saya ini kan kopi yang bermerk, mungkin badan bisa kompromi. Eh gak taunya ini siang saya bikin kopi, emang sih enggak ngantuk. Cuman jadi sering buang air kecil dan sampai saat ini kepala kayak lagi kenceng banget, rada pusing juga. Makanya ini mumpung lagi kenceng ini kepala, sekalian nulis dikit di blog

Ternyata saya enggak bisa minum kopi, apalagi kopi yang kekencengan, bisa mumet lagi ini. Semoga aja ini bisa tidur aja sih bentar lagi. Enggak lucu dong kalau enggak tidur, besok hari senin yang kerjaan bakal pasti numpuk.

Ternyata kalau emang enggak biasa ngopi itu gak usah begayaan ngopi dah, ntar kayak saya ini. Tapi mungkin kalau takarannya pas mungkin kepala saya enggak kekencengan kayak gini ya. Ini kepala saya kenceng tapi kepengen ngantuk tapi belum bisa tidur, aneh dah.

Ohya di sekitaran tempat saya tinggal ini buanyak banget warung kopi, yang mana warung kopi biasanya dibuat tempat ngobrol bareng teman ataupun sekedar mabar karena sudah pasti ada free Wi-Fi nya. Memang di Jawa Timur ini buanyak banget dah warung kopi, mulai warung kopi yang gerobakan sampai yang nyewa ruko ataupun stan buat jadi warung kopi. Kebanyakan emang orang sini suka ngopi, kecuali saya. Saya kuatnya minum air putih sama es teh aja, hehe. Best regards.

Kamis, Mei 19, 2022

Sekitar 3 bulanan ini di rumah saya lebih rame karena ada warga baru yang akhirnya menguasai rumah saya, sebut saja Abu. Abu adalah kucing yang kesasar yang saya pelihara sampai saat ini. Waktu itu saya juga enggak nyangka bakal ada kucing yang kesasar di rumah saya, karena saat itu saya lagi lesehan makan mie goreng, dan istri saya juga lagi nyapu. Emang kebetulan pintu samping dibuka karena emang lagi nyapu, tapi tanpa saya dan istri sadari muncul seekor kucing warna abu - abu putih yang nongol dari balik meja TV, saya dan istri enggak tau kapan masuknya. Kok tau - tau uda nongol di belakang meja TV nyamperin saya dan istri yang lagi melakukan aktifitas tadi.

Kucingnya sih kalem, jarang ngeong, trus keliling ke semua bagian rumah. Tanpa permisi ya, orang nyelonong aja itu kucing Abu masuk rumah. Kucingnya diem aja, mau dipegang sama digendong juga. Penasaran saya ini kucingnya siapa kok lepas dan masuk rumah saya, saya pikir oh mungkin nanti bakalan pulang kalau udah bosen dirumah saya. Kebetulan itu saya dan istri lagi bebenah rumah juga, dan ini kucing ngikutin semua aktifitas bebenah dalam sampai depan rumah. Di rumah karena emang enggak pernah melihara kucing jadi enggak ada makanan kucing, jadi ya saya biarin aja kucingnya.

Sampai sore hari, ini kucing kok makin betah dirumah, saya keluarin depan pintu lahkok enggak lama minta masuk dalam rumah. Dikata rumahnya sendiri, malah minta masuk, yaudah saya biarkan ada di dalem kucingnya. Tapi udah lama juga ini kucing nyasar di rumah saya, nyasar karena ini kucing agak terawat dan punya kalung merah tapi enggak ada namanya di kalung. Kalungnya juga ini saya baru tau kalung anti kutu untuk kucing, sampai malam hari ini kucing juga masih ada disekitaran rumah saya. Meski saya uda taru depan rumah, tapi anaknya masih main - main di sekitar rumah saya.

 

Awal Uda Minta Tidur di Kasur

Sampai malam hari saya kan nganter istri untuk balik ke Jakarta, nganterin ke Stasiun Pasar Turi. Setelah selesai anter istri pulang, sampai rumah saya kaget ternyata ini kucing masih ada di taman rumah saya dan minta masuk juga ngikutin saya. Yaudah saya share di group WA RT saya, saya info ke bapak - bapak RT mungkin kalau ada yang kehilangan anak kucing bisa menghubungi saya, karena kucingnya nyasar di rumah saya. Sembari nunggu jawaban dari bapak - bapak RT saya, ini kucing saya pelihara, yang anehnya lagi ini kucing langsung masuk kamar eh udah langsung molor di kasur. Emang enggak sopan sih, tapi yaudah lah kasian juga, mungkin udah lama juga tinggal di luar.

Penampakan saat ini

Sampai besoknya juga dari group RT enggak ada yang merasa kehilangan anak kucing. Ya inilah cerita awal mula saya melihara kucing nyasar yang akhrnya saya kasi nama ABU sampai bulan ke 4 ini. Saya pelihara dengan bener ini, karena ini tidurnya sekasur sama saya sampai sekarang.

Selasa, April 12, 2022


Sudah mulai malas lagi, sekarang tambah asik aja nontonin youtube doang. Buka blog aja jarang, palingan bukain spam comment di blog yang isinya judi online. Sebenernya ada beberapa postingan yang udah disiapkan, tapi lakok malah enggak ketulis. Emang dasarnya malas, ini harusnya di bulan puasa lebih longgar. Eh enggak taunya malah super duper males.

Ohya ini sekarang dirumah juga ada kucing nyasar yang saya pelihara, mau nulis tentang memelihara kucing sebulan terakhir. Juga udah banyak sih yang mau diketik, eh juga males. Ini aja ngetik postingan ini digangguin kucing, mana naik ke keyboard lagi.


Ohya selamat menjalankan puasa bagi yang menjalankan, moga bisa full sampai lebaran ya. Cuaca siang hari cukup menantang panasnya, moga enggak sampai tergoda untuk mampir beli es ya.

Seru sih, kali ini saya kasi judul postingan random saja, mengisi halaman depan blog yang udah lama enggak ditengokin empunya.

Minggu, Maret 07, 2021


Kembali lagi dengan curhatan di minggu malam alias malam senin, hari senin yang pasti berat untuk yang kerja. Termasuk saya, oh iya lanjutan postingan sebelumnya akhirnya pagi tadi uda pengumuman psikotest kemaren. Dan hasilnya....... GAGAL!!!! Pertama liat pengumuman langsung search nama, eh kok not found, dan ternyata belum rejeki lagi untuk test kali ini. Semoga masih ada kesempatan di lain waktu, rejekinya masih di posisi sekarang. Kalau sudah begini ya kudu dinikmatin lagi, hehe. Kurang berusaha, kurang belajar, ini saya harus memperbaiki diri ini nih. 

Emang sih kemaren itu malam sebelum ujian bukannya saya belajar baca - baca psikotest kayak taun kemaren, eh malah nontonin konser di youtube. Emang dah pikiran kalau kebagi itu enggak bisa fokus, pelajaran nih, taun kemaren lumayan fokus gugurnya di test kedua. Yah, sudah terjadi kudu legawa dan kudu sabar. Tapi sih, masih ada alhamdulillahnya, ini di saat yang sama juga istri juga lolos untuk posisi yang baru. Istri lolos untuk posisi Supervisor, tapi masih deg - deg-an untuk penempatannya dimana. Soalnya dua tahun ini saya menjalani Long Distance Married alias LDM, istri di Bekasi, saya di Gresik. Mengulang kayak jaman pacaran jaman dulu. Nah ini kebetulan dapat kesempatan naek posisi supervisor, udah lolos tinggal psikotest dan penempatan. Saya sih berdoa biar di Surabaya, biar bisa kumpul lagi. Udah dua tahun lebih soalnya, semoga kali ini rejekinya bisa di Surabaya. Berdoanya sih penempatan Surabaya.

Enggak berasa ini udah hari ke tujuh di bulan Maret, saya ngerasainnya udah kayak pertengahan ini malahan. Saya juga di hari minggu ini kelar juga nonton series nya Netflix yang Umbrella Academy season 1, belum lanjut ke season 2 karena ceritanya ini agak berat dan saya juga ngelarinnya dua bulanan ini, sumpah kalau mau nonton ini kudu fokus deh. Saya nontonnya disambi kegiatan yang laen makannya enggak kelar - kelar, mana ceritanya menurut saya agak berat. Tertarik sama series ini sih karena ceritanya Umbrella Academy ini di tulis oleh Gerard Way alias mantan vokalisnya My Chemical Romance. Band yang jaman kuliah salah satu yang saya ikutin musik sama albumnya, berpengaruh lah dalam kehidupan jaman kuliah waktu di Jember dulu. Trus ada salah satu pemeran karakter Vanya di series ini kemaren juga sempet heboh karena di real life nya itu merubah gender alias jenis kelamin. Ya Ellen Page yang sekarang menjadi Elliot Page, saya kira itu gimmick di series ini tapi ternyata enggak beneran berubah loh. Saya sih merhatiin di season 1 ini emang karakternya tomboy banget sih, nah untuk season selanjutnya itu apakah ada perubahan dalam hal karakter yang diperanin sih saya belum tau, belum nonton soalnya. Lumayan ini nulisnya lumayan banyak tanpa kudu mikir, lempeng mulu kalau sudah curhat mah. Berjuanglah menghabiskan jatah gagal sekarang biar besok - besok bisa nemuin satu kesempatan lolos diantara kegagalan yang sudah saya hadapi. Semangat!!!

Selasa, Maret 02, 2021


Dikarenakan pandemi yang sedang berlangsung dan masih belum selesai jadi hampir separo kegiatan dilakukan dirumah saja dengan modal internet. Mengurangi kegiatan tatap muka dan berkumpul, ini saya juga barusan kelar juga psikotest. Saya barusan baru kelar menjalani psikotest job opening dari kantor yang saya kerjakan dirumah, soalnya kalau ngerjain dikantor takut enggak konsen. Inikan dirumah kosong, jadi bisa lebih konsen dan bisa leyeh - leyeh ngerjainnya. 

Kali kedua ini saya ikut JO ini, yang pertama taun lalu yang gagal di psikotest dan bahasa inggris. Tahun 2021 ini ada lagi dan ikut lagi nyari peruntungan, tau - tau aja bisa kecantol. Namanya juga usaha, hasil mah ntar dipikir kalau udah diumumin. Saya selama kerja ini awalnya itu tidak terobsesi banget untuk ikut JO, awalnya saya pikir posisi sekarang enak, keliling, lebih banyak di jalan sih jadi bisa disambi jalan kemana - mana gitu. Enggak terpaku sama rutinitas dalam kantor. Apalagi kalau masuk target triwulan bisa dapet bonus juga, dimana di tempat saya kerja ini selain kerjaan saya itu enggak ada bonus triwulanan. Ya saya pikir yaudah enak di posisi terus aja sampek besok - besok, tapi ya kok ada kesempatan tapi g diambil. Mungkin ego saya sudah kegerus sama keadaan dan kenyataan, kenyataan kalau orang itu juga butuh perubahan, perubahan kebutuhan dan perubahan keinginan. Dimana kalau emang punya keinginan itu enggak bisa kalau cuma biasa - biasa aja, kalau punya keinginan itu kudu dikejar alias diusahain biar tercapai. Nah oleh sebab itu sekarang baru saya mikir, kalau ada kesempatan lain untuk posisi lebih tinggi enggak ada salahnya nyoba. Toh juga belom tentu keterima, iya soalnya bagi saya awalnya itu uda merasa kepedeean kalau bakal diterima. Semua butuh proses dan ujian cuy, hehe. Jangan terlalu pede karena yang kepengen posisi itu bukan cuman saya, ada banyak yang kepengen untuk di posisi yang ditawarkan. Dan mustahil dong kalau enggak ada yang berusaha menjadi yang terbaik dari peserta yang daftar, pasti semuanya kepengen menjadi yang terbaik untuk menduduki posisi tersebut.

Saya juga pernah mengalami atau merasakan di atas angin yang pernah saya ceritakan di Ada Yang Namanya Bersyukur mengenai job opening yang terakhir saya ikutin tahun kemaren. Di test kemaren itu saya sempet merasa di atas angin, eh yang nyatanya juga meski juga nilai kita bagus belum tentu kesempatan itu terbaik buat kita. Pelajaran itu sih yang saya dapat, meski kita udah merasa kalau menjadi yang terbaik (sombong) dibandingkan peserta yang lain, dari segi kinerja ataupun pencapaian itu tidak menjamin kita bakal bisa lolos dari kesempatan itu. Buktinya saya kemaren meski dalam hal pencapaian bagus, dan sampai di wawancara akhir saya pun gagal. Setelah gagal itu baru saya sadar, janganlah sombong, janganlah merasa di atas yang lain, karena kalau belum rejeki kita enggak mungkin kesampean dah. Saya dapat pelajaran berharga itu, menurut kita itu terbaik bagi kita tapi belum tentu itu terbaik menurut-NYA. Biarkan hasil yang terbaik kita terima saja, yang bisa kita lakukan sekarang hanya berusaha dan berdoa, untuk masalah hasil biarkan dipasrahkan kepada-NYA.

Memang pengalaman yang terbaik itu adalah yang hal yang pernah dilalui, untuk test kali ini sih saya sudah enggak puyeng. Tadi tesnya mulai pukul 15.00 WIB yang waktu ngerjainnya sekitar 60 menit, dan baru sadar ternyata psikotest itu susah (yaiyalah kalau gampang mah tiduran di kamar,hehe). Kirain kan sama pertanyaannya kayak taun kemaren ternyata beda jauh, dan sebelumnya saya kan baca - baca soal psikotest. Itu yang keluar di soal ada 4 bagian doang, yang paling banyak soalnya malah pertanyaan masalah UUD, pemerintahan dan sejarah. Entah mungkin pernah belajar waktu SMA, tapi beneran susah,haha. Bisanya ketawa doang kalau nginget soal tadi, ternyata yang udah disiapkan itu belum tentu keluar jawabannya di tes,hehe.

Mana dua hari ini enggak konsen kerja karena kepikiran tes tadi lagi, besok kudu harus fokus lagi nih. Ohya sekarang saya lagi demen dengerin lagu dari Band Rocket Rockers, ini dua hari ini nyetelin lagu - lagunya biar mood adem dan semangat lagi. Yosh besok kerja lagi, ngeblognya kudu diseringin biar bisa curhat nulis lagi. Dan blog ini pun berisi tulisan curhatan lagi,hehe.

Minggu, September 27, 2020


CCTV atau Closed Circuit Television saat ini bisa menjadi salah satu alat bantu keamanan di rumah. Jadi pengalaman memasang CCTV ini berdasarkan keresahan dikarenakan ada tetangga saya atau tepatnya tetangga di belakang rumah saya ini kemalingan. Untuk rumah standar rumah contoh di perumahan itu biasanya terdiri dari bangunan biasa, pintu dan jendela biasa. Untuk lebih amannya sih mending dipasang teralis dan kunci tambahan agar rumah dalam keadaan aman dari gangguan maling atau rampok. Tetangga saya yang kemalingan ini kebetulan rumahnya juga masih standar dan belum dipasang teralis, apalagi tembok rumah belakang juga belum ditutup permanen. Jadi kejadiannya itu terjadi di hari sabtu, beberapa minggu sebelum hari raya idul fitri, kebetulan deretan rumah tetangga saya ini masih belum penuh terisi, ada sekitar 3 rumah yang berpenghuni dan beberapa rumah lainnya itu kosong. Siang hari suasana deretan tetangga saya ini memang sepi karena semuanya kerja, kemungkinan juga malingnya sudah ngecek lokasi dan di hari sabtu ini eksekusi. Rumah tetangga saya ini dicongkel jendela depan, dan menggasak uang tunai yang ada di rumah, nah jadi posisi pintu di dalam rumah tetangga saya ini semuanya masih di lubang kunci, alias pintu di dalam rumah enggak di kunci. Malingnya jadi leluasa menyisir satu rumah karena tidak ada kamar yang dikunci, setelah menyisir satu rumah malingnya membuka pintu belakang dean melompat ke belakang dengan tangga yang ada di belakang rumah. 

Dari cerita tetangga saya ini, sayapun buru - buru memesan teralis dan kepikiran untuk masang CCTV. Kenapa CCTV, karena sekalian ngawasin rumah juga. Setidaknya kalau ada orang yang berniat buruk pas ngelihat rumah dan ngeliat ada CCTV bisa ragu untuk berbuat jahat. Dan juga CCTV saat ini juga bisa diakses lewat smartphone asal ada koneksi internet. Nah karena dasar ini, sayapun searching di google untuk CCTV, hasil searching saya ini pun mengerucut di Ace Hardware. Di Ace Hardware ini menjual CCTV dan juga pemasangannya, jadi saya tidak perlu beli CCTV dan peralatannya secara terpisah, apalagi dengan pemasangannya.


Karena rumah saya di Gresik, dan Ace Hardware yang terdekat itu di Icon Mall, sayapun bergegas ke sana. Di Ace Hardware ada beberapa CCTV yang dijual mulai dari harga Rp. 3.000.000 sampai Rp. 8.000.000, dari yang kamera 4 sampai kamera 8. Dari beberapa display, saya tertarik sama yang harganya di tengah - tengah alias Rp. 5.000.000, isinya ada 2 kamera outdoor sama 2 kamera indoor, sama DVR dengan kapasitas hard disk 2 Tb, slot kamera di DVR ini ada 8, jadi masih ada 4 slot yang kosong, mungkin besok - besok mau nambah kamera tinggal dicolok di slot yang kosong. Untuk pemasangan jika jarak rumah itu dibawah 10 km dari lokasi Ace Hardware maka tidak dikenakan biaya pemasangan, kalau diatas 10 km bakal dikenakan biaya yaitu Rp. 150.000 tiap kamera atau sebutannya tiap titik. Setelah membayar pembelian CCTV ini kita bakal di catat untuk jadwal pemasangannya itu diagendakan kapan, waktu saya beli sih kebetulan habis hari raya idul fitri, jadi sekitar 2 harian setelah saya beli baru bisa ada pemasangan. 


Pada hari yang telah ditentukan pukul 10.30 WIB, saya sudah dihubungi oleh petugas Ace Hardware yang akan memasang CCTV, sewaktu pembelian paket CCTV nya saya bawa langsung, jadi sewaktu pemasangan teknisi tinggal datang dan pasang. Petugas yang memasang CCTV itu ada 2 orang, pertama yang dilakukan adalah memilih lokasi pemasangan CCTV yang pas, posisi yang saya tentukan itu 1 kamera di depan di tempat parkir mobil, 1 kamera di belakang, dan 2 kamera di ruangan TV yang menyorot pintu depan dan belakang. Kurang lebih pemasangan kamera sekitar 1 jam, cukup cepat karena memang teknisi yang pasang sudah berpengalaman, jadi masang kamera dan penempatan DVR tidak memakan waktu lama. CCTV ini saya sambungkan dengan koneksi Indihome jadi sewaktu - waktu bisa saya pantau lewat HP, untuk menyambungkan dengan router indihome nya ini kita harus menyiapkan kabel LAN (Local Area Network), nah kemaren itu saya sudah beli kabel LAN sendiri tapi berhubung kurang panjang, akhirnya saya beli ke petugas yang pasang CCTV ini kebetulan juga membawa kabel LAN. DVR CCTV ini saya sambungkan dengan TV di ruang kamar dengan kabel HDMI. Setelah tersambung dengan Indihome, saya menginstall aplikasi CCTV di HP saya dan istri dengan menggunakan barcode dari DVRnya.




Pemasangan CCTV selesai, jendela juga dipasangi teralis, semoga tidak ada kejadian yang tidak diinginkan terjadi.

Jumat, September 11, 2020



Pengalaman pertama saya tambah daya listrik dirumah saya yang awalnya 1300 menjadi 2200, awalnya sih enggak ada pandangan untuk tambah daya. Sudah cukuplah listrik token 1300 untuk saya, cuman kemaren malam itu sempat ngejegleg alias mati lampu karena ada 2 AC yang hidup semua ditambah dengan masak nasi pakai magic com. Biasanya sih enggak sampai ngegejleg, karena yang nyala malam itu cuman 1 AC aja, nah kemaren kedua AC nya nyala dan emang enggak umum masak nasi malam - malam. Nah iseng lah saya abis drama jegleg itu saya cobalah masuk ke aplikasi PLN Mobile di smartphone saya. Saya coba tanya lewat fitur live chat, oh ya untuk menghubungi PLN di aplikasi PLN Mobile kita dikasi 3 cara untuk menghubungi call center, yang pertama adalah Live Chat, Live Chat ini kita bakal bisa chat ke customer carenya PLN 24 jam dan fitur ini yang kemaren saya gunakan untuk tanya tanya. Btw kmrn saya ngechat itu jam 23.00 dan masih dibalas dengan CS nya. Yang kedua adalah Voip jadi layanan ini disediakan PLN untuk menghubungi PLN123 lewat internet alias enggak motong pulsa cuman motong kuota aja, bagi yang kebiasaan pulsa mepet mending pakai fitur yang satu ini, jadi kita telpon call center berasa nelpon pakai whatsapp aja, andai semua call center bisa ngadain Voip begini pasti enggak bikin pulsa habis,hehe. Nah yang ketiga adalah telpon pakek pulsa, jadi nanti kita bakal di arahkan untuk telpon call center PLN 123 lewat pulsa di HP kita.

Kembali lagi ke keisengan saya kemaren, yaitu tanya - tanya kira - kira kalau tambah daya biayanya berapa. Soalnya 4 bulan lalu rumah mertua yang dibekasi abis tambah daya kena sekitar Rp. 1.500.000 dan yang enggak disangkanya 1 bulan setelah nambah daya ternyata ada promo tambah daya yang kita cuman bayar dibawah 200.000. Kebayangkan gimana nyeseknya, nah karena itu saya kepengen tanya apa mungkin masih ada promo di September Ceria ini. Dan bener aja, ternyata ada promo untuk tambah daya dari 1300 ke 2200 yaitu ditarik biaya cuman Rp. 170.845, promo kemerdekaan yang dimulainya dari 14 Juli sampai 30 September. Ya denger ada promo sayapun langsung setuju untuk tambah daya, lumayan hemat sejutaan. Dan untuk tarif dasarnya juga masih sama saja dengan yang 2200 yaitu Rp. 1.467 per kWh. Sayapun tanya syarat - syarat dan rincian biayanya. Rincian biayanya itu kita ditarik biaya penyambungan yaitu Rp. 170.845, biaya PPJ Rp.4.456 dan kita diwajibkan beli token mulai dari Rp. 5.000 sampai Rp. 1.000.000 kebetulan kemaren saya sekalian ngisi yang Rp. 50.000. Nah setelah itu saya tanya untuk pendaftarannya bagaimana, apa harus ke kantor PLN nya atau bisa lewat aplikasi. Ternyata pengajuannya langsung lewat aplikasi PLN Mobile.




Pertama kita langsung download aplikasi di Playstore aplikasi PLN Mobile, Daftar dan Aktivasi Akun di menu yang tersedia. Setelah aktif kita langsung log in, Pilih menu Permohonan -> Permohonan Mutasi Tarif / Daya -> Muncul Syarat dan ketentuan pasang baru / perubahan daya online dan ketentuan umum. Pilih setuju, Ok, Setuju, Masukkan Id Pelanggan listrik rumah kita, ini saya pake yang token, setelah kita input Id Pelanggan maka akan muncul Id Pelanggan Valid jika kita menginput Id Pelanggan dengan benar, setelah itu periksa inputan NPWP, karena pas awal pasang baru itu rumah saya di inputkan oleh developer jadi NPWP di data PLN isinya 1 alias belom keisi, input NPWP dengan cara mengcopy angka NPWP dari catetan atau tulisan di notepad langsung di paste di kolom NPWP karena di kolom ini tidak bisa kita input satu - satu. Kemaren sih saya berhasil dengan cara ini, pastikan alamat, kabupaten, kecamatan dan kelurahan sudah terinput dengan benar. Pilih lanjut jika kita pemilik bangunan kita tinggal klik tombol Apakah Anda Pemilik Bangunan? Pilih lanjut, setelah itu pilih Data Produk yang diinginkan, Produk Prabayar, Peruntukannya isi Rumah Tangga, Keperluan Rumah Pribadi, Daya ini kita pilih daya yang dituju dengan token yang akan kita isikan. Token ini seperti isi pulsa token seperti biasa, mulai dari 5.000 sampai 1.000.000 kalau saya sih kemaren isi 50.000. Klik hitung biaya, nanti bakal muncul rincian total biaya yang akan kita bayar. Berhubung ada promo jadi yang saya bayarkan itu sekitar Rp. 220.845 itu sudah termasuk token 50.000. Mantap ya biasanya naik daya ke 2.200 itu sekitar sejuta setengah eh karena ikut promo cuman ditarik Rp. 170.845 murah bingit. Centang Dengan ini saya ... Dan simpan permohonan, nanti bakal muncul kode token yang harus kita input. Setelah itu tinggal kita bayar saja lewat mobile banking. Kemaren saya coba pembayaran lewat Tokopedia, di aplikasi Tokopedia kita pilih menu Top Up & Tagihan, pilih Tagihan Listrik, di jenis produk listrik pilih PLN non Taglis, input id pelanggan dan pilih lanjut dan bayar. Setelah berhasil simpan bukti pembayaran lewat Tokopedia tersebut.

Setelah berhasil kita tinggal tunggu saja besok petugas PLN yang akan kerumah untuk menaikkan daya dan ngegantiin pembatasnya. Pengalaman saya sih sekitar jam 3 sore di hari minggu saya daftar dan membayar tagihan. Senin besoknya jam 09.30 sudah ada petugas PLN yang datang kerumah untuk langsung proses naik dayanya. Naik daya sama mas - masnya juga cepet, g sampai 15 menit sudah naik dayanya. Jadi petugas yang kerumah itu bawa seperti surat jalan yang harus kita tanda tangani setelah proses naik daya ini. Alhamdulillah sekarang sudah 2.200, besok - besok kalau mau nambah alat elektronik dirumah sudah siap, meski masih belum ada rencana mau nambah apa. Cuman kemakan promo dah jadinya naikin daya ini, moga taun depan ada lagi promo naik daya dari PLN ini.

Selasa, Agustus 04, 2020


Beberapa minggu ini kebanyakan nasabah tabungan Bank BRI mengalami kendala yaitu kartu ATM nya tidak dapat digunakan transaksi di ATM. Tidak ada pemberitahuan tetapi tiba - tiba ada yang mau tarik tunai di ATM ada peringatan kalau kartu ATM terdisable, silahkan untuk meng enable kartu ATM nya lewat Mobile Banking, Internet Banking atau langsung datang ke Bank BRI terdekat. Ada juga yang telah berhasil melakukan penarikan tunai di ATM tapi ketika transaksi kedua kartu ATM ter disable.

Beberapa kejadian ini saya juga mengalaminya, dan saya berkesimpulan sendiri kalau Bank BRI meng disable kartu ATM nasabah yang
1. Tidak pernah ganti pin atm mulai dari awal pembukaan rekening tidak pernah dilakukan ganti pin.
2. Pernah salah memasukkan pin ATM.
3. Pin atm terlalu mudah atau pin standar sewaktu pembukaan rekening yang tidak dilakukan perubahan.
4. Kartu ATM nya belum diganti ATM berchip baik Simpedes ataupun BRItama nya.

Nah menurut kesimpulan saya sih seperti itu. Untuk cara meng enable kan kartu ATM Bank BRI ini ada beberapa cara. Kalau kita ada waktu luang, bisa mampir ke kantor BRI terdepat dengan membawa KTP asli, buku tabungan (Simpedes atau BRItama) dan ATM asli, kita laporan ke customer service dan minta untuk di enable kan lagi kartu ATMnya. Nah kalau kita tidak sempat untuk mampir ke Bank BRI terdekat, dapat dilakukan dengan Internet Banking Bank BRI atau dengan menggunakan Mobile Banking Bank BRI. Ini saya berbagi tipsnya dengan menggunakan Internet Banking, untuk yang Mobile Banking Bank BRI nya saya tidak sharing dikarenakan saya lupa pin Mobile Bankingnya.

Langkah pertama adalah sebelum kartu ATM kita terdisable hendaknya kita sudah mendaftar Internet Banking yang sudah terregistrasi finansial dan sudah di instalkan aplikasi BRIMO untuk bertransaksi di Smartphone pribadi kita. Kalau belum mendaftarkan Internet Banking saya sarankan sih untuk menyempatkan diri ke kantor Bank BRI terdekat, sekalian enable kartu dan mendaftar fasilitas Internet Banking BRI (sekalian transaksi finansialnya didaftarkan) dan juga di instalkan aplikasi BRIMO nya juga.

Kalau kita sudah punya Internet Banking BRI, hal pertama yang kita lakukan ketika kartu ATM kita terdisable adalah 


1. Buka browser di smartphone atau di Laptop kita dan kita ketikkan alamat website Internet Banking Bank BRI yaitu di https://ib.bri.co.id/ib-bri/.

2. Masukkan username dan password Internet Banking Bank BRI anda.


3. Pilih menu layanan nasabah, pilih menu Disable/Enable Kartu di layanan lain.



4. Pada menu Disable/Enable Kartu, di menu ini ada daftar kartu ATM yang kita punya.



5. Kita tinggal pilih ATM mana yang mau kita enable kan lagi, dengan pilih tombol Disable/Enable setelah itu masukkan password Internet Banking Bank BRI dan klik kirim.

Setelah kita klik kirim kartu ATM kita sudah otomatis enable dan dapat digunakan di ATM BRI terdekat. Cukup mudah, yang penting kita sudah mendaftar Internet Banking Bank BRI sebelumnya dan dapat menggunakan menu Enable Disable kartu ATM.

Kamis, Juli 23, 2020

Setelah gagal melengkapi untuk keluar kota di postingan Pengalaman Tes Rapid di Halodoc sayapun mencari alternatif untuk dapat melengkapi persyaratan untuk bisa menaiki moda transportasi pesawat. Dari info yang saya dapatkan dari customer carenya Lion Air sih dari pihak maskapai itu meminta hasil rapid test dari Klinik atau rumah sakit berupa surat keterangan non reaktif dari lembaga terkait. Nah dalam surat keterangan itu harus ada stempel basah dan kop surat dari pihak yang mengeluarkan. Kalau di klinik di sekitar saya sih agak susah karena saya enggak tau lokasinya, berhubung di dekat rumah ada rumah sakit swasta akhirnya saya putuskan telpon ke Rumah Sakit Islam Darus Syifa' Surabaya.

Di RSI ini saya bisa mendapatkan surat keterangan pemeriksaan rapid test dan hasilnya juga dapat diketahui setelah 45 menit setelah tes. Nahloh langsung bisa test, dan hasilnya cuman nunggu 45 menit dengan biaya Rp. 350.000. Sayapun bergegas menuju rumah sakit yang terletak di Benowo Surabaya Barat ini. Jarak dari rumah kurang lebih 15 menit, dimana sayapun baru pertama kali menapakkan kaki di rumah sakit saat pandemi begini. Was - was sih, tapi demi nyamperin istri sayapun langsung menuju pendaftaran. Disana saya harus mengisi form dan ditanyain keperluannya ke poli mana. Saya pun menjawab mau rapid tes, saya disuru untuk periksa ke dokter umum dulu. Sayapun duduk di depan Poli Umum (kalau gak salah sih namanya), kata mbak - mbak pendaftarannya sih nanti dipanggil. Berhubung saya datangnya sebelum jam 8 dan sepertinya dokternya juga belom dateng ya saya bersabar aja. Selang 10 menit, ada seorang anak muda pakai jaket dan tas masuk poli, dan enggak lama sayapun dipanggil oleh asistennya. Setelah masuk poli saya cuman ditanyain mau periksa apa, saya jawab rapid test. Nah sama dokter yang masih muda itu saya cuman dikasi coret - coretan untuk bayar di bank Jatim yang letaknya disebelah poli, setelah itu saya disuruh untuk ambil antrian di lab yang cuman beda beberapa ruangan dari poli. Nah biaya awalnya yang saya bayarkan di Bank Jatim ini adalah Rp. 50.000 kayaknya sih seperti biaya pendaftaran deh, setelah itupun saya menunggu nomor antrian saya dipanggil. Selang 10 menit sayapun dipanggil masuk lab, masukkan kertas pendaftaran dan langsung diambil darah di bagian tangan kiri. Untungnya tidak ada adegan darah tidak keluar dan alhamdulillah pengambilan darah selesai dan sayapun dikasi kertas buat melakukan pembayaran di Bank Jatim lagi, nah abis dari lab ini baru biayanya lumayan. Yaitu yang saya bayarkan adalah Rp. 330.000, berarti kalau saya total itu sektiar Rp. 380.000 sama biaya pendaftaran. Setelah melakukan pembayaran saya menunggu kurang lebih 45 menit, sayapun main hape biar enggak berasa lama nunggunya. 

Sekitar 30 menit sayapun dipanggil dan masuk lab dan diberikan hasil rapid tesnya, disitu saya intip sih tulisannya non reaktif. Alhamdulillah saya aman berarti, setelah dari lab ini saya harus kembali ke poli umum menemui dokter umum untuk dibuatkan surat keterangan rapid test. Nah dokternya ini enak banget, dia bukannya meriksa saya tapi cuman nyuruh asistennya untuk tensi dan timbang. Abis itu asistennya ngelengkapi data di suratnya dengan meminta KTP saya. Sayapun disuruh menunggu diluar, enak banget dokternya diem - diem bae maen hape dan asistennya yang kerja. Ya kalau mau kayak gitu saya harusnya dulu masuk kedokteran deh, (ngarep.com).


10 menit kemudian saya dipanggil dan surat keterangannya sudah jadi. Nah disini baru dokternya kerja, kerjanya adalah tanda tangan surat keterangan saya. Setelah itu saya disuruh minta tanda tangan petugas labnya dan minta stempel di Bank Jatim. Setelah itu selesai sudah alur pembuatan surat keterangan pemeriksaan rapid testnya. Enggak butuh waktu lama untuk mendapatkannya, asal bawa duit aja sih. Kalau di Jakarta rapid test kayak gini sekarang biayanya Rp. 150.000 tapi kalau di Surabaya sampai saat ini saya cek masih di kisaran Rp. 300.000, entah kok masih belum seragam ya biayanya.

Untuk surat sakti ini sudah bisa digunakan untuk masuk bandara, begitu pengalaman saya ikut rapid test. Kalau untuk test swab kabarnya sih lebih mahal banget, dan testnya juga menyakitkan. Cuman saya sih enggak minat untuk mencobanya, dan amit2 kalau sampek test swab.

Rabu, Juni 03, 2020

Setelah dua bulan saya berlangganan Indihome paket internet dan Useetv ini saya ingin ngetes apakah teknisi Indihome  jika kita mengadukan komplain akan segera di tindaklanjuti? Nah kebetulan ada kendala di Useetv saya dimana itu di beberapa channel hd di TV live nya itu ngeblank alias tampilannya hitam saja tanpa ada siaran channel tersebut. Memang sejak awal pemasangan masalah ini timbul tapi memang saya hiraukan dikarenakan tidak begitu berpengaruh karena saya bisa mengatasinya dengan mengakses aplikasi Vidio untuk channel lokal dengan format HD. Memang saya tidak mengakses lewaat STB bawaan telkom, karena di Smart TV LG sudah bisa mendownload aplikasi di LG Storenya, dan lumayan ada aplikasi Vidio untuk mengakses channel lokal dengan format HD. Cuman kalau kita akses lewat TV itu akan kemakan kuota Indihome kita, yang mana beberapa bulan ini semakin menurun, sekarang paket 2p Useetv dan Internet saya FUP tahap pertamanya adalah 350 Gb, bulan kemarin itu di angka 400 Gb, dua bulan lalu 450 Gb. Bagi saya yang jarang download file besar dan memang saya pakai sendiri kuota segitu sih enggak bisa ngabisin. Pemakaian TV dan Internet terboros saya bulan lalu itu juga mentok di 160 Gb pemakaian satu bulannya, jadi saya masih belum pernah mencapai 200 Gb. Di grup Indihome sih banyak teman - teman yang komplain tentang FUP alias Fair Usage Policy, yang jika pemakaian internet kita itu melebihi dari FUP itu bakal ada penurunan speed atau kecepatan browsing dan download kita. Kalau saya belum pernah sampai FUP jadi belum bisa berbagi pengalaman.

Melanjutkan problem TV saya, saya iseng - iseng untuk mengadukan keluhan saya lewat aplikasi MyIndihome, saya mengadukan keluhan saya sewaktu saya belum bisa verifikasi akun MyIndihome saya. Maklum user baru jadi belum bisa memahami gimana cara verifikasi akun MyIndihome. Jadi harusnya di awal setelah kita memasang Indihome itu kita harus memakai aplikasi MyIndihome dan meregistrasikan email, nomor hp dan nomor langganan Indihome, verifikasi pertama adalah memasukkan nomor KTP kita di aplikasi, nah kendala saya adalah dulu sebelum saya berhasil masang Indihome saya pernah beberapa kali mengajukan pasang baru Indihome, tapi karena tidak ada penambahan jaringan baru maka pengajuan saya berhenti. Nah saya berkesimpulan kalau karena saya beberapa kali gagal pasang baru mungkin NIK KTP saya itu menggantung di database Telkom, sehingga kemarin terakhir saya berhasil pasang baru saya memakai SIM untuk mendaftar pasang baru. Nah setelah berhasil pasang baru saya registrasi MyIndihome ini memasukkan nomor NIK KTP saya yang mungkin menggantung di database Telkom. Jadi verifikasi MyIndihome saya ini menggantung alias tidak ada telpon dari Telkom untuk verifikasi, saya coba beberapa kali ngetweet dan menghubungi Telkom lewat facebook,  nah baru setelah saya laporan itu baru ada tindak lanjut alias baru ada telepon verifikasi aplikasi MyIndihome. Setelah berhasil di telepon verifikasi, kita selanjutnya verifikasi dengan jaringan Wifi Indihome yang kita daftarkan. Setelah berhasil 100% verifikasi kita bisa full-access di aplikasi MyIndihome, bisa bayar tagihan langsung dan bisa laporan kendala MyIndihome (ini yang saya kepengen coba) dan yang terakhir adalah kita bisa akses Live TV UseeTV kita di laptop selain lewat STB di TV.

Kebetulan TV yang nyambung STB itu ada di ruang tengah, jadi kalau saya mau streaming channel lokal di malam hari itu saya biasanya mengakses lewat laptop yang disambungin ke TV di kamar tidur saya. Nah sebelum verifikasi Indihome itu saya kesulitan masuk ke UseeTV , sekarang sudah normal dan bisa full akses untuk semua channel yang sudah termasuk di paket 2p yaitu dapat 59 channel, jadi tinggal log in dengan akun MyIndihome kita saja di website UseeTV sudah bisa streaming channel TV dari paket kita.

Ohya untuk percobaan saya mengadukan komplain TV saya akhirnya saya coba untuk laporan lagi setelah akun saya di verifikasi, istilahnya komplain ke dua karena yang pertama tidak direspon, mungkin karena akun saya belum verifikasi jadi tidak ada tindak lanjut. Nah percobaan yang kedua ini berhasil, saya laporan di hari Senin, 1 Juni 2020 sekitar jam 8 pagi. Eh enggak sampai jam 9 saya di telpon oleh teknisinya dan menuju kerumah untuk melihat kondisi yang saya laporkan, enggak sampai setengah jam dari telepon teknisi akhirnya sampai dirumah dan mengecek kondisi yang saya laporkan. Memang sih tindak lanjut dari teknisi Indihomenya tidak bisa menyelesaikan masalah yang saya laporkan, jadi saya disarankan oleh teknisi untuk laporan ke Plasa Telkom dikarenakan mungkin ada problem di STB yang tidak bisa menampilkan channel HD. Disarankan begitu saya jadi males karena saya pikir jiga saya jarang nonton channel HD itu sih, dan masih bisa saya akali lewat aplikasi Vidio. Saya mengurungkan niat untuk laporan ke Plasa Telkom dan yasudah menerima apa adanya saja. Yang penting koneksi internet masih stabil, saya sih cukup puas dengan koneksi 10 Mbps dari Indihome ini karena sebulan yang lalu saya ada tes lewat video conference selama seharian alhamdulillah koneksi stabil tanpa ada kendala berarti. Meski ada beberapa kekurangan sih seperti enggak bisa akses Netflix, tapi yasudah semoga cepat bisa akses Netflix biar bisa langganan lagi.

Overall untuk laporan kendala sih saya acungi jempol karena di hari libur ternyata teknisi telkom juga stand by dan langsung ke rumah pelanggan yang laporan. Pelayanan Indihome di wilayah saya ini cepat tanggap sih, dan semoga tidak ada kendala lagi di kemudian hari. Tetap semangat untuk pelanggan Indihome yang lagi pusing mikirin FUP yang makin kesini makin sedikit.