7 April 2020

Bahaya! Ternyata Terjadinya Keputihan Bisa Menjadi Tanda Adanya Penyakit Serius!

Sumber: Hellosehat.com
Bagi kaum wanita, keputihan adalah sesuatu hal yang sering kali terjadi. Menurut penelitian, adanya lendir putih itu adalah hal yang wajar. Asalkan tidak berlebihan dan bukan berwarna putih. Keputihan ini terjadi karena merupakan bentuk dari reaksi ketika membersihkan vagina secara sendiri.
Namun, terjadinya keputihan bisa menjadi suatu tanda masalah. Apalagi jika lendir berwarna kuning, hijau, merah muda yang disertai darah, rasa nyeri saat buang air kecil, bau tidak sedap, dan terasa gatal. Itu artinya organ intim Anda mengalami keputihan yang abnormal.
Ada beberapa penyakit yang timbul dan bisa dikenali dari munculnya keputihan. Apa saja itu? Simak ulasannya di bawah ini.

1.    Kencing Nanah
Salah satu penyakit yang bisa muncul dan menyebabkan terjadinya keputihan adalah kencing nanah. Kencing nanah sering dikenal dengan nama gonore. Bakteri ini bisa menular melalui hubungan intim seksual.

Ada beberapa gejala yang bisa ditemukan dari penyakit ini antara lain:
1.    Rasa sakit saat buang air kecil
2.    Mengalami pendarahan saat haid atau melakukan hubungan intim
3.    Adanya rasa nyeri pada perut dan panggul
4.    Keputihan lebih banyak dari biasanya
5.    Adanya nanah yang keluar dari anus

Selain gejala di atas, penyakit ini apabila menyerang bagian mata akan menyebabkan rasa sakit, sensitif terhadap sinar cahaya, bahkan bisa mengakibatkan keluarnya nanah dari mata. Jika penyakit ini menyerang tenggorokan, maka tenggorokan akan terasa sakit dan menyebabkan pembengkakan yang dikenal dengan kelenjar getah bening.

2.    Kanker Serviks
Penyakit kanker serviks ini banyak ditemui pada kasus wanita di Indonesia. Tanda yang sering muncul dan menjadi pemicu adalah keputihan. Kanker serviks dianggap berbahaya karena bisa mengakibatkan kematian dan gejalanya sulit diketahui saat awal.

Biasanya, gejala penyakit kanker serviks baru bisa diketahui jika sel kanker sudah tumbuh dan menembus lapisan atas pada jaringan serviks. Adanya keputihan bisa menjadi tanda bahwa seseorang terkena penyakit mematikan ini.

Keputihan yang dialami oleh seseorang yang menderita penyakit ini adalah berwarna putih, bening, cokelat, cair, berbau busuk, dan disertai darah. Selain itu, adanya rasa sakit di area punggung, panggul, merasakan kelelahan, pembengkakan pada kaki, dan penurunan berat badan juga menjadi gejala dari penyakit kanker serviks.

3.    Vaginitis
Vaginitis adalah salah satu penyakit yang menyebabkan terjadinya peradangan pada bagian Miss V di mana penyebabnya adalah infeksi. Berkurangnya kadar estrogen pada masa setelah menopause dan terjadinya kelainan kulit juga menjadi penyebab terjadinya penyakit vaginitis. Salah satu tanda munculnya penyakit ini adalah terjadinya keputihan. 

Biasanya keputihan itu berbau dan tidak memiliki warna yang normal. Tidak hanya itu, adanya rasa gatal, rasa sakit saat berhubungan intim, sakit saat buang air kecil, sampai mengalami pendarahan juga menjadi gejala dari penyakit ini.

4.    Radang Leher Rahim
Terjadinya keputihan juga bisa menjadi tanda adanya penyakit radang leher rahim. Secara umum, penyakit ini disebabkan oleh infeksi menular seksual. Munculnya lendir dalam jumlah yang banyak dan berwarna abnormal menjadi tanda bahwa Miss V sedang bermasalah. Sama seperti yang lainnya, gejala yang dialami hampir serupa, seperti rasa sakit saat buang air kecil, melakukan hubungan seks, dan terjadinya perdarahan. Menurut penelitian, dalam melakukan hubungan intim tanpa menggunakan kondom bisa memunculkan berbagai macam penyakit.

Untuk itu penting menjaga Miss V agar tidak mengalami keputihan secara abnormal. Jangan sampai terkena penyakit serius, ya.

Share this

Halo, Saya Rezky Pratama, seorang blog yang masih belajar tentang blog. Hobi menulis random, jadi maklum kalau isinya macem - macem. Begitu juga dengan hobi nonton, sekarang hobi nonton meski film yang ditonton itu diselesein sampai tamat tapi ya kadang juga enggak paham tentang jalan ceritanya, emang bener blogger random!

27 Responses to "Bahaya! Ternyata Terjadinya Keputihan Bisa Menjadi Tanda Adanya Penyakit Serius!"

  1. Menjadi wanita itu sungguh riskan dan punya resiko yang lebih berat ternyata
    Nanah keluar dari anus, aduh tidak kebayang itu sakitnya

    ReplyDelete
  2. Buruan ke Dokter Kulit dan Kelamin tu buat yang nomor 1, nomor lainnya ke SpOG dulu de, ntar kalo ketauann kanker, dokter oncologist yang akan nangani

    ReplyDelete
  3. Banyak yang masih menganggap remeh disangkanya gejala normal

    ReplyDelete
  4. waduh di luar ranahku nih. tapi dapet ilmu baru

    ReplyDelete
  5. Bacanya sambil bayangin yg nggak2 huhu.. Semoga perempuan2 di luar sana pd sadar kesehatan reproduksi sejak dini supaya bisa meminimalisir resiko penyakit

    ReplyDelete
  6. Cewek mah kalo udah ada bau yang keluar dari kelaminnya mending buru-buru ke dokter.

    ReplyDelete
  7. keputihan serem juga ya ._. waswas kalau jadi peyempuan

    ReplyDelete
  8. Serem banget memang, jadi wanita itu rempong, baik tubuhnya dari ujung rambut sampai ujung kaki butuh banget perhatian penuh.

    Kalau enggak ya bisa berakibat fatal, itulah mengapa banyak wanita yang diajarkan untuk selalu hidup bersih :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. benar sekali harus bersih,karena bersih sebagian dari iman

      Delete
  9. Kenapa ini laki-laki tapi nulisnya soal penyakit perempuan. Aku kan malu jadimya bacanya hihihi 😂😂

    ReplyDelete
  10. Ngeri ih, jadi takut😥

    Ya tapi perlu dilihat lagi sama si cewek, apakah keputihannya normal saja atau enggak. Biasanya kalo normal keputihan itu datang pas pra menstruasi. Setelah dari itu gak muncul lagi, paling ya muncul sedikit. Nah kalo banyak, bener apa yang dibilang kakak mungkin pertanda ada penyakit.

    ReplyDelete
  11. Serem emng sih, jadi perempuan tu hrs bs jaga daerah reproduksinya biar kata normal jg kalo ga dirawat takutnya mlh jdi penyakit

    ReplyDelete
  12. Agak aneh emg, skin care laris karena banyak yang pengen putih. Tapi gak mau keputihan.. #eh

    ReplyDelete

Kolom Untuk Mengisi Komentar.