9 September 2019

Penyebab dan Gejala Gangguan Pendengaran pada Anak

Gangguan pendengaran pada anak pada umumnya sulit disadari oleh orang tua. Kebanyakan orang tua baru menyadari anaknya mengalami gangguan pendengaran setelah anak belum bisa berbicara dengan lancar ketika sudah mulai besar. Lalu, apa penyebab, gejala, dan ciri ciri gangguan pendengaran pada anak? Simak penjelasan berikut ini.

Penyebab gangguan pendengaran pada anak
Sebagian besar gangguan pendengaran pada anak disebabkan karena faktor genetik. Anak yang mengalami gangguan pendengaran biasanya memiliki riwayat gangguan pendengaran menurun pada keluarganya. 

Selain faktor genetik, gangguan pendengaran pada anak juga dapat disebabkan infeksi virus dan bakteri saat pada ibu hamil, penggunaan obat ototoksik oleh ibu hamil, dan trauma lahir. Gangguan pendengaran anak juga dapat disebabkan riwayat trauma kepala pada anak, riwayat penyakit kuning, riwayat infeksi pada otak dan tulang belakang, serta riwayat infeksi telinga.

Ciri dan gejala gangguan pendengaran pada anak
Setiap anak menunjukkan gejala gangguan pendengaran yang berbeda. Gangguan pendengaran biasanya akan menyebabkan perkembangan anak akan terganggu. Semakin cepat Anda mendeteksi gangguan pendengaran pada anak, maka dapat mencegah komplikasi yang dapat muncul. Jika tidak segera ditangani, gangguan pendengaran pada anak dapat menyebabkan tuli permanen, sehingga akan membutuhkan alat bantu dengar Indonesia.

Gangguan pendengaran pada bayi biasanya ditandai dengan tidak menangis ketika mendengar suara keras, tidak merespon ke arah sumber suara, tidak mengucapkan kata apapun saat memasuki usia 1 tahun, serta tidak menoleh ketika namanya dipanggil. Sedangkan gangguan pendengaran pada anak biasanya ditandai dengan terlambatnya perkembangan bicara, pelafalan yang tidak jelas, berbicara dengan suara yang lebih keras, serta sering mengucapkan kata “hah” atau “apa”. Selain itu, gangguan pendengaran pada anak juga ditandai dengan sering menyalakan tv dengan volume tinggi, serta cenderung menggunakan salah satu telinga untuk mendengar.

Ciri-ciri gangguan pendengaran pada bayi lebih mudah dideteksi, dibandingkan gangguan pendengaran pada anak-anak. Anda dapat memantau perkembangan bayi untuk memastikan tidak mengalami gangguan pendengaran. Jika bayi atau anak Anda menunjukkan gejala gangguan pendengaran, sebaiknya segera memeriksakannya ke dokter untuk mencegah permasalahan yang semakin serius.

image source : https://res.cloudinary.com/dk0z4ums3/image/upload/v1545810296/attached_image/jangan-anggap-sepele-kenali-gejala-gangguan-pendengaran-pada-anak.jpg

Share this

Blogger nyantai yang jarang posting

0 Comment to "Penyebab dan Gejala Gangguan Pendengaran pada Anak"

Post a Comment

Kolom Untuk Mengisi Komentar.