14 September 2018

Jika membeli rumah keluarga masih terlalu mahal, mencicil dengan membeli tanah adalah solusinya



Dengan semakin banyaknya di bangun perumahan di beberapa tahun belakangan ini seperti rumah pondok indah menandakan bahwa tidak lah surut keinginan masyarakat untuk membeli rumah. Baik itu membeli rumah yang sudah jadi dan di bangun oleh developer atau dengan membeli rumah bekas dan juga dengan membangun rumah dari awal. Masih sangat banyak masyarakat yang memilih untuk membangun rumah nya dari awal dan membeli tanah selain mendapatkan kepuasan tersendiri karena dapat mendesain rumah dan mengatur banyak hal tentang rumah tersebut dan biasanya mereka berharap kalau membangun rumah dari awal dapat mengurangi cost dan biaya yang lebih murah daripada membeli rumah yang sudah jadi dari developer.

Rumah yang saat ini sedang di gemari adalah tipe minimalis apabila membandingkan untuk membeli rumah atau tanah sebenarnya dua duanya baik untuk di lakukan tergantung besarnya budget dan kebutuhan serta untuk investasi di masa depan juga. Jadi sebelum memilih untuk membeli rumah yang sudah jadi atau tanah berikut ini adalah perbandingannya yang dapat Anda jadikan referensi;

Kita akan membahasnya secara umum, jadi apabila Anda membeli property pada umumnya Anda harus mempunyai budget tertentu yang pasti tidak sedikit, semua tergantung dari budget yang Anda miliki. List saja berapa kira kira budget yang Anda miliki untuk hal ini apakah cukup untuk membeli sebidang tanah atau rumah yang sudah jadi. Keuntungan dengan membeli sebidang tanah adalah Anda dapat menabung untuk membangun rumah tersebut secara berkala dan sedikit sedikit sementara menunggu budget lebih nya terkumpul.

Jadi Anda harus menghitung hitung berapa budget yang Anda miliki karena dari sini Anda dapat menentukan apakah ingin membeli rumah atau tanah. Apabila baru sedikit dan hanya cukup untuk di jadikan uang muka maka cicl lah dengan KPR. Harga atau biaya pasti akan menjadi faktor yang utama yang perlu di pertimbangkan apabila Anda sedang menimbang nimbang untuk membandingkan antara tanah dan rumah, yang sudah pastinya membeli tanah pasti lebih murah dalam artian tanah kavling karena para calon pembeli tidak perlu mengeluarkan tambahan biaya untuk bangunannya.

Tapi juga Anda harus menghitung biaya membangun rumah nantinya yang akan Anda lakukan di tanah tersebut maka lain lagi ceritanya karena pasti biayanya pasti lebih mahal apalagi apabila Anda tinggal di daerah kota besar di mana harga harga bahan bangunan dan pekerja pekerja konstruksi atau bangunan sudah sangat besar dan sudah pasti biayanya bisa membesar sampai berkali kali lipat tergantung kebutuhan Anda.

Selain itu yang harus di perhatikan adalah berapakah penghasilan Anda per bulannya apabila penghasilan Anda cukup besar dan dapat menabung setiap bulannya maka mungkin saja Anda dapat menyelesaikan rumah Anda di tanah yang Anda beli dengan cepat. Atau dengan membayar DP. Tapi jika pendapatan Anda pas pasan maka Anda harus pandai pandai mengalokasi kan dana untuk di tabung. 

Ok sekarang kita akan membahas tentang tanah, untuk membeli sebidang tanah pasti lebih murah di bandingkan membeli rumah atau yang sudah ada bangunan di atasnya kenapa murah ya karena masih mentah dan belum di bangun apa apa di atasnya. Membeli tanah merupakan step awal yang bagus untuk Anda yang ingin menabung untuk membangun sebuah rumah apabila budget nya masih kecil dan belum cukup untuk membeli rumah yang sudah jadi dengan segala fasilitasnya Sebagai bayangan saja untuk Anda,apabila biaya atau harga untuk membeli sebuah rumah adalah sekitar 20% yang sudah pasti lebih mahal daripada membeli tanah kavling di area yang luasnya pastikan sama ya.

Jadi, apabila hargaatau biaya membeli sebidang tanah yang ada di sebuah lokasi atau kawasan adalah seharga Rp 10 juta/m2, sudah dapat di pastikan maka apabila sudah di bangun rumah di atasnya harga yang di tawarkan menjadi sekitar Rp 12 juta/m2.  Keuntungan dan kelebihan dalam membeli sebidang tanah adalah harga dan biaya yang di keluarkan akan menjadi lebih murah juga apabila di masa yang akan datang Anda dapat berencana membangun sebuah rumah yang dapat di sesuaikan dengan selera keluarga Anda misalnya suami atau istri Anda. Sementara kerugian yang bisa di dapatkan adalah, jangan lupa kalau Anda kan masih mempunyai bebas berupa tugas dan biaya lain yang harus di keluarkan  untuk membangun sebuah rumah di tanah tersebut, membeli bahan2, membayar tukang dan hal hal lain yang di perlukan untuk membangung sebuah rumah.

Seperti yang sudah kita bahas di atas kalau membeli rumah harga dan biayanya pasti lebih besar dan tinggi daripada membeli tanah, tetapi sekarang ada kebijakan yang di keluarkan oleh pemerintah untuk mengatasi backlog yaitu dengan adanya program yang di namakan program subsidi yang dapat di manfaatkan dan dinikmati para masyarakat dan mereka yang notabenenya berpenghasilan rendah,dan juga  khususnya program ini di dukung oleh dan untuk program KPR  atau yang biasanya di sebut dengan Kredit Pemilikan Rumah. Selain itu untuk Program KPR ini atau Kredit Kepemilikan Rumah yang telah di subsidi akan membuat DP atau uang muka rumah yang ingin Anda miliki hanya berpresentasi  sekitar 10% dengan bunga cicilan flat 5%.

Hal ini tentunya akan berbeda dengan apabila Anda memilih untuk membeli sebindang tanah yang notabenenya pembelian tanah seperti ini tidak  akan mendapatkan sebuah suplai berupa subsidi dari pemerintah. Tapi tentu saja, rumah subsidi seperti ini tidak disediakan atau berlokasi di pusat kota besar. Selain itu apabila penghasilan atau pendapatan yang Anda miliki adalah kecil dan tidak terlalu besar selain itu Anda hanya dapat mengandalkan kredit dari beberapa bank yang menjadi pilihan Anda, maka Anda dapat mempertimbangkan untuk membeli sebuah rumah dengan cara subsidi, tetapi apabila pendapatan yang Anda miliki cukup besar dan Anda tidak ingin tinggal terlalu jauh dari kantor,  Anda dapat membeli saja sebuah tanah kavling lebih dulu. Semua sebenarnya kembali dan  tergantung kebutuhan dari masing-masing individu.

Pict : link

Share this

Blogger nyantai yang jarang posting

1 Response to "Jika membeli rumah keluarga masih terlalu mahal, mencicil dengan membeli tanah adalah solusinya"

  1. Sepertinya itu adalah cara yang bisa dilakukan bagi saya tak punya rumah dan duit berlebih

    ReplyDelete

Kolom Untuk Mengisi Komentar.