9 April 2012

Nikmatnya Bersyukur

 (image source : http://3.bp.blogspot.com/-CSrCqKfu_mw/T0kbxbmhqpI/AAAAAAAAAVQ/HcAz4qvMnt4/s1600/bersyukur.jpg)

Akhir - akhir ini saya emang lagi sering diuji sama yang maha kuasa, mulai dari kerjaan dan tekanan dari teman kantor. Sampai pada akhirnya kemaren sempat terpikir untuk resign, tapi untungnya saya segera disadarkan untuk memikirkan semuanya dengan pikiran jernih tanpa ada tekanan maupun emosi yang negatif. Tapi saya menemukan suatu jawaban pasti, bahwa setelah kita berusaha harusnya kita bersyukur dengan hasil dari usaha kita. Baik itu hasilnya berhasil ataupun gagal, ini halnya yang paling penting dari usaha kita, harus bisa menerima dan bersyukur atas segala hasil yang terjadi. 

Selama dua bulan ini saya sudah bekerja, dan selama dua bulan ini juga saya lupa akan bersyukur tentang pekerjaan saya ini, harusnya saya memandang ke bawah, maksudnya harusnya saya saat itu bersyukur karena sudah mendapat pekerjaan, bukan halnya menyesalkan pekerjaan ini. Karena banyak teman - teman saya yang kurang beruntung dan belum mendapat pekerjaan, tapi saya sekarang malah seakan - akan sombong dan malah akan keluar dari pekerjaan yang saya peroleh ini.

Sebelum dapat pemikiran ini, otak saya berpikir dan memandang ke atas, yaitu teman - teman saya yang masuk perusahaan bergengsi dengan gaji wah, dapat fasilitas enak dan semua yang serba wah. Dan saya hanya mengeluh dan merasa kerjaan saya ini tidak bagus untuk saya, sehingga saya tidak mensyukuri pekerjaan ini, padahal belum tentu pekerjaan yang saya geluti ini tidak baik untuk masa depan saya. Bisa jadi pekerjaan saya ini dapat memberikan rejeki dan masa depan untuk saya.

Bersyukur akan apa yang sudah kita dapatkan itu penting, karena dengan bersyukur kita bisa merasa tenang. Kemarin sewaktu saya masih pusing dengan keadaan ini, saya sempat sharing dengan orang tua, dan memang hasilnya sama yaitu saya harusnya bersyukur, karena di luar sana banyak yang sudah menganggur 2 taun atau bahkan lebih. Dan lagi - lagi orang tua menasehati saya untuk bersyukur dan menjalani pekerjaan ini dulu, baru nanti misalnya ada kesempatan lain baru bisa untuk jadi batu loncatan. Kalo untuk sekarang sih katanya jangan dulu, karena masih baru dua bulan.

Dan baru saya pikir - pikir sih banyak benernya, begitu tenang kalau kita mensyukuri apa yang ada pada diri kita dan apa aja rejeki yang diberikan pada kita. Semoga saja curhatan kilat ini bisa berguna buat blogger,hehehe. Best regards...