2 July 2009

Apakah Anda Buta Warna?

Dari dulu posting saya paling gak bisa untuk memulai tulisan, sama membuat judulnya, ya semoga saja semakin ku kejar semakin kau jauh,loh,,,lohhh,,,heheheh maksud saya semakin lama menulis tulisan antah berantah ini, otak ijo saya berfungsi untuk membuat judul dan memulai suatu tulisan,hehe gak penting banget ya....

Kali ini yang ingin saya bahas adalah BUTA WARNA. Buta warna adalah suatu kelainan yang disebabkan ketidakmampuan sel-sel kerucut mata untuk menangkap suatu spektrum warna tertentu akibat faktor genetis. Faktor genetis ini adalah kelainan genetik / bawaan yang diturunkan dari orang tua kepada anaknya, kelainan ini sering juga disebut sex linked, karena kelainan ini dibawa oleh kromosom X. Artinya kromosom Y tidak membawa faktor buta warna. Hal inilah yang membedakan antara penderita buta warna pada pria dan wanita. Seorang wanita ini disebut juga 'carrier' atau pembawa sifat. Hal ini menunjukkan ada satu kromosom X yang membawa sifat buta warna. Wanita dengan pembawa sifat, secara fisik tidak mengalami kelalinan buta warna sebagaimana wanita normal pada umumnya. Tetapi wanita dengan pembawa sifat berpotensi menurukan faktor buta warna kepada anaknya kelak. Buta warna tidak dapat disembuhkan karena buta warna penyebabnya rata - rata itu dikarenakan keturunan seperti yang dijelaskan diatas, selain itu bisa juga karena kerusakan syaraf mata karena kecelakaan atau bawaan dari lahir. Jadi saran saya jika anda buta warna, anda kudu nyari pasangan yang tidak buta warna, ya diusahain nyari yang gak buta warna gitu, takutnya ntar nurun ke anaknya gitu.

Untuk mengetes bahwa kita buta warna atau tidak itu dibutuhkan sebuah tes yang biasa disebut Tes Ishihara. Tes Ishihara adalah tes buta warna yang dikembangkan oleh Dr. Shinobu Ishihara. Tes ini pertama kali dipublikasi pada tahun 1917 di Jepang. Sejak saat itu, tes ini terus digunakan di seluruh dunia, sampai sekarang.

Tes buta warna Ishihara terdiri dari lembaran yang didalamnya terdapat titik-titik dengan berbagai warna dan ukuran. Titik berwarna tersebut disusun sehingga membentuk lingkaran. Warna titik itu dibuat sedemikian rupa sehingga orang buta warna tidak akan melihat perbedaan warna seperti yang dilihat orang normal (pseudo-isochromaticism). Pada orang normal, di dalam lingkaran akan tampak angka atau garis tertentu. Tetapi pada orang buta warna, yang tampak pada lingkaran akan berbeda seperti yang dilihat oleh orang normal.

Tes Ishihara biasanya dilengkapi oleh kunci jawaban untuk setiap lembarnya. Hasil tes seseorang akan dibandingkan dengan kunci jawaban tersebut. Dari sini dapat ditentukan apakah seseorang normal atau buta warna. Tes ini biasanya dilakukan pada saat kita mengurus surat keterangan berbadan sehat. Semoga tulisan ini bermanfaat dan bagi anda yang ragu apakah anda buta warna atau tidak anda bisa lihat gambar contoh dari Tes Ishihara dibawah ini, kalau anda bisa melihat semua angka pada gambar tersebut maka dipastikan anda normal gitu (tapi bukan kata dokter loh, tapi kata saya, hehe).






Source :
http://www.resep.web.id
http://pio.usu.ac.id/
http://optikonline.info/2008/04/14/tes-buta-warna-dengan-ishihara.html
http://www.wartamedika.com/2007/11/tes-buta-warna-ishihara.html

Share this

Blogger nyantai yang jarang posting

25 Responses to "Apakah Anda Buta Warna?"

  1. yang 2.. wah ampir gw buta warna neh o_O
    ada turunan buta warna sih gw

    ReplyDelete
  2. weh, kayaknya aku buta warna deh, wkakakakaka

    ReplyDelete
  3. buta warna gak papa..asal gak buta hati..hehe..lebih parah lagi..kalo buta uang...alias gak ngerti uan....hehehe

    ReplyDelete
  4. penting untuk lihat trafik light ya.. kekeke

    ReplyDelete
  5. Hee.. itu kayak ada angka2 nya ya mas... ;)

    ReplyDelete
  6. @anonim
    ati2 bro

    @cak dhika
    periksa bro

    @supris
    haha bisa aja

    suryaden
    bener banget

    @azaxs
    emang ada mas

    @bisnis online
    baguslah

    ReplyDelete
  7. wew....
    sdikit nih buta warnanya...
    hampir aja ga nemuin tuh angka...
    untung masih bisa nemuin tuh angka...
    coba klo ga....

    nice post
    Stop
    Dreaming Start Action

    ReplyDelete
  8. emang yang bulet--bulet itu warnanya apa siih kook aneh banget,,udah bulet hitam pula xixixi..benar bukan warnanya hitam semua??*halaah*

    ReplyDelete
  9. alhamdulilah, gak buta warna...

    hehehe

    ReplyDelete
  10. Wah untung saya ga buta warna hehehe...

    ReplyDelete
  11. kayanya tidak. saya lolos terus tuh pas ujian SIM hehe...

    ReplyDelete
  12. untunglah keliatan semua angkanya. jadi pas dijalan ga bahayain diri sendiri n orang lain pas di lampu merah :)

    ReplyDelete
  13. wah daku buta warna ijo nih boss, dulu waktu test masuk kuliah pernah ngotot-ngototan sama yang nguji, tapi untunglah fakultas yang daku ambil bukan major fakultas jadi yap LULUS hehehe

    ReplyDelete
  14. @iklan gratis
    wah,,,,semangat tapi bro

    @hamster copo
    yang mana?

    @kakve santi
    sukur dah

    @bang arie
    untung juga

    @download free ebooks
    sip dah

    @lagi usil
    bener

    @ipanks
    wah,,eman neh bos

    @rusa
    alhamdulillah

    ReplyDelete
  15. gambar gambar itu 'p'nah dpake waktu aku tes penerimaan siswa baru di seklah ku

    ReplyDelete
  16. nahini lha yang dimaksud dengan test buta warna

    ReplyDelete
  17. alhamdulillah saya nggak buta warna!!!! :)

    ReplyDelete
  18. Ternyata gue masih normal he.he.he..

    ReplyDelete
  19. jadi inget jaman ndaftar sana ndaftar sini.
    hampir semua mensyaratkan tes buta warna dan alhamdulillah diriku normal. :-)
    salam

    ReplyDelete
  20. @ade muhammad fauzan
    benar sekali,,pernah di tes berarti ya

    @artha
    belom pernah kah?

    @rychan
    sukurlah,,hehe

    @iseng
    gak buta warna,,gak ngerti normal ato g?

    @noe
    iya,,salam kenal juga

    ReplyDelete
  21. kebetulan sekali, saya adalah seorang buta warna sebagian... :-)

    ReplyDelete
  22. 1. Sebenernya saya tidak terlalu suka klo ada orang yang buta warna (parsial) sudah di "judge" klo kita sudah tamat masa depannya, coba aja, di setiap kita mau bekerja di sektor "formal" test buta warna sepertinya suatu kewajiban yang "mutlak".
    2. Saya punya pengalaman buruk waktu habis lulus sma, orang tua menyarankan untuk masuk FK atau FKG di Universitas, ternyata sebelum test masuk, kita disuruh test buta warna yang tersedia di klinik kampus, dan ternyata stelah di test, baru ketahuan bahwa saya buta warna (parsial) dan si "dokter" pemeriksa sudah "menghukum" saya klo saya nanti akan susah cari pekerjaan, saya disuruh untuk masuk ke prodi yang tidak membutuhkan test buta warna. Saya sangat tersinggung dengan perkataan "dokter" tadi, sehingga saya berkeyakinan klo saya suatu saat bisa jadi dokter sepeti dia.
    3. Mungkin takdir berkata lain, ternyata saya dapat lolos test dan masuk pada jurusan yang saya idam-idamkan.
    4. "Dokter" pemeriksa saya dulu saya sarankan, klo memeriksa pasien dengan suspect buta warna, dan ternyata dia buta warna (parsial), seharusnya pasien diberikan motivasi, keyakinan, semangat bahwa masa depan kita tidak hanya ditentukan dengan "test buta warna".
    5. saya adalah bukti nyata klo saya bisa menjadi seorang dokter, meskipun saya buta warna (parsial).
    6. Kepada rekan2 yang mempunyai tekad, semangat, keyakinan, teguh, kita pasti dapat mendapatkan apa yang kita idam-idamkan.
    7. Semoga pesan ini bermanfaat, wassalam

    ReplyDelete
  23. waahh yang pertama agak gak keliatan angkanya, brarti buta warna ya..hahahaha
    Thanks share artikelnya visit my blog juga di
    Cara Menghilangkan bulu kaki

    ReplyDelete

Kolom Untuk Mengisi Komentar.