Udah pernah tau hantu jeruk purut, itu tuh hantu pastor yang gak ada kepalanya yang sering jalan - jalan di sekitar kuburan daerah jeruk purut. Waduh kok horor gini, ya kita langsung saja kembali ke masalah hari ini. Tahun 1945 di Colorado di kediaman Lloyd Olsen ada kejadian yang sangat aneh dan jarang sekali terjadi. Lloyd Olsen adalah seorang petani, seorang petani seharusnya mempunyai hewan ternak kan (yaeyalah,hehe). Malam itu Lloyd beserta keluarganya ingin sekali makan ayam, ayam yang dipilih untuk makan malamnya bernama Mike (ayam aja ada namanya yak) ayam jenis wyandotte. Tapi rencana makan malam keluarga Lloyd batal karena peristiwa ajaib yang sulit untuk dijelaskan dengan akal sehat. Dengan kampak tajam ditangan, Lloyd memegang erat Mike, kemudian mengayunkan kampak itu ke leher si Mike, seketika itu juga putuslah kepala Mike. Tetapi hal tidak terduga terjadi, ayam yang kepalanya sudah tidak ada itu malah melepaskan diri dari majikannya, lantas berusaha mematuk-matuk kearah tanah untuk mencari makan. Tentu saja si Lloyd heran melihat kejadian itu. Setelah memastikan si ayam tanpa kepala itu benar - benar hidup, akhirnya si Lloyd merawatnya.

Menurut penjelasan ilmiah, Lloyd gagal membunuh si Mike karena kampak yang digunakannya tidak mengenai pembuluh jugular (pembuluh darah balik) di leher Mike dan batang otaknya sehingga Mike terus hidup. Kalau disangkut pautkan dengan penjelasan religi, ya si Mike belum waktunya untuk mati, hehe. Ayam tanpa kepala ini awalnya berjalan sempoyongan namun bukan karena sakit, tapi untuk membiasakan diri karena kepalanya tidak pada tempatnya lagi. Tetapi hal itu tidak berjalan lama karena di hari - hari kemudian Mike sudah dapat beradaptasi tanpa kepalanya. Tapi tentu saja karena tidak mempunyai kepala, Mike tidak dapat mematuk makanan di tanah, dan membersihkan bulu dengan sayapnya. Tapi bukan berarti si Mike ini penyakitan dan kurang makan, malah sebaliknya si Mike mendapat perhatian penuh dari Lloyd yang selalu membantunya makan hinggal si Mike bertambah 2 kilo berat badannya. Meski begitu Mike sering tersedak oleh lendirnya sendiri sehinggal sulit untuk bernafas. Untuk itu Lloyd menghisap lendirnya dengan menggunakan suntikan. Pada waktu itu si Mike membuat orang heboh dan dapat mengumpulkan sekitar $4500, uang segitu pada waktu itu sangat besar loh. Naasnya, pada bulan maret 1947 atau dua tahun setelahnya si ayam malang ini menghembuskan nafas terakhirnya karena tersedak oleh lendirnya pada malam setelah pertunjukkan. Apesnya alat suntikan untuk membersihkan lendirnya tertinggal di tempat pertunjukkan.

Sumber: http://beeglay.multiply.com/journal/item/31/Ayam_Jeruk_Purut