12 April 2008

Bagai Kitab Ninja Digital


Ninja Gaiden - Dragon Sword
Genre: 3D Action
Mesin: Nintendo DS
Produksi: Tecmo
Rilis: 20 Maret 2008

Ninja Gaiden-dulu disebut sebagai Ninja Ryukenden-merupakan salah satu serial game action bertema ninja yang cukup populer. Setelah unjuk gigi di mesin Xbox dan PlayStation3, game ini dibuat oleh Tecmo untuk mesin portabel Nintendo DS.

Pada awalnya, banyak yang meragukan keputusan Tecmo. Nintendo DS memang merupakan mesin portabel terpopuler, yang angka penjualannya jauh di atas PSP, kompetitornya. Tapi, PSP memiliki teknologi visual yang lebih baik. Padahal, Ninja Gaiden dan pembuatnya, developer Team Ninja, dikenal karena grafisnya canggih.

Tapi, ternyata Ninja Gaiden - Dragon Sword, judul game portabel ini, mampu menjawab keraguan tersebut. Game ini bukan saja menampilkan visual yang mengoptimalkan potensi Nintendo DS, tapi juga menawarkan fitur yang tidak mungkin terwujud jika game ini dibuat untuk mesin PSP.

Kisah game ini tidaklah terlalu istimewa, meski tidak buruk juga. Ninja muda Ryu Hayabusa memulai masa tenang, enam bulan setelah petualangannya dalam Ninja Gaiden versi Xbox. Ia bermaksud membangun kembali perguruan klan Hayabusa. Tapi kemudian, Momiji, salah satu kunoichi (ninja perempuan) klan tersebut diculik oleh klan Laba-laba Hitam yang dipimpin oleh Obaba. Tujuan penculik adalah mencuri batu-batu Dark Dragon.

Ryu pun memulai petualangannya. Setelah menemukan sejumlah batu dan bentrok dengan klan Laba-laba Hitam, ia harus berhadapan musuh-musuh yang lebih kuat, seperti Ishtaros, Nicchae, dan ya… sejumlah wajah lama. Kisah ini tidak terlalu panjang. Untuk menamatkannya tidak butuh waktu lebih dari sepuluh jam.

Pemain menikmati kisah ini bagaikan membaca kitab. Ini karena mesin Nintendo DS dimainkan dalam posisi horizontal, seperti membuka buku. Aksi bisa dilihat di layar sentuh sebelah kanan, sementara layar kiri menampilkan informasi (atau ilustrasi tambahan). Konsep semacam ini sebenarnya tidak baru, karena pernah diterapkan antara lain dalam serial Kawashima Ryuuta Kyouju Kanshuu (Amerika: Brain Age).

Kendali banyak menggunakan stylus. Pemain menekan titik, maka Ryu akan bergerak ke situ. Pemain menoreh garis ke atas, dan Ryu akan melompat. Dan jika pemain menggores musuh, Ryu akan menebaskan pedangnya searah goresan.

Tombol standar tidak banyak digunakan. Paling cuma untuk menangkis serangan lawan. Aksi makin kompleks ketika pemain memerintahkan Ryu untuk bergulung di tanah, melempar shuriken, jurus Izuna Otoshi, atau melepaskan jurus Ninpou yang dahsyat. Ingat gerakan menyegel boss dalam serial Akumajou Dracula - Sougetsu no Juujika (Amerika: Castlevania - Dawn of Sorrow)? Kini, pemain bakal sering melakukannya.

Mengenai visual, Ninja Gaiden - Dragon Sword menampilkan grafis 3D, yang-sebagaimana disebutkan di atas-kualitasnya prima. Sebenarnya bagus juga jika Team Ninja membuatnya dalam grafis 2D, sebagaimana seri klasik Ninja Gaiden. Tapi, yah, dengan begini mesin Nintendo DS bisa sekalian unjuk gigi.

Dibandingkan seri Ninja Gaiden kontemporer di mesin home-system, game ini terasa lebih mudah. Mungkin tingkat kesulitan yang minim ini mempertimbangkan para penggemar yang mesti beradaptasi dengan penggunaan stylus. Tapi, bagi pecandu game sulit, game ini menyediakan pilihan tingkat kesulitan yang tinggi, setelah menamatkan game ini.

Oh ya, pemain juga berkesempatan memainkan game ini menggunakan karakter Momiji, yang memberikan sensasi berbeda dengan penggunaan karakter Ryu Hayabusa.

Share this

Blogger nyantai yang jarang posting

0 Comment to "Bagai Kitab Ninja Digital"

Post a Comment

Kolom Untuk Mengisi Komentar.